DAERAH

Demo di Kantor DPRD dan Polres Batubara, Forgammka Minta Mafia Penyerobot Tanah Ditangkap

Aksi Mafia disinyalir didukung Aparat Pemerintah Desa

Bisanews.id – Batubara – Ratusan masyarakat yang menamakan diri dari Forum Gerakan Masyarakat Menolak Ketidakadilan (Forgammka) menggelar aksi unjukrasa dihalaman kantor DPRD Batubara pada Rabu (28/11/).

Kordinator Aksi A Sembiring Dalam orasinya meminta keadilan ditegakkan terkait lahan yang mereka kuasai selama puluhan tahun kini diserobot oleh oknum mafia tanah di MedangDeras Batubara.

“Kami hadir disini untuk meminta keadilan, tanah yang kami kuasai selama puluhan tahun telah diserobot oleh mafia tanah yang ada di Medangderas”, Ujarnya secara bergantian.

Bahwa belakangan ini, pasca pemekaran Batubara dari Kabupaten Asahan, banyak mafia tanah kian mulai merajalela. Mereka disinyalir dengan mudah menyerobot dan menguasai secara sepihak tanah yang selama ini dikelola masyarakat kelas bawah.

“Mereka (para mafia red) punya uang sehingga dengan mudah menyerobot dan menguasai tanah masyarakat. Hebatnya lagi, oknum mafia tanah tersebut dapat dengan mudah memiliki Setifikat Hak Milik (SHM) yang diterbitkan oleh Badan Pertanahan Negara (BPN)”, Ujar Sembiring.

Aksi mafia tersebut, lanjut Sembiring, sudah berlangsung selama puluhan tahun, dan tidak terlepas dari dukungan oknum- oknum yang ada didesa, mulai dari kepala lingkungan dan kepala desa dengan cara terlebih dahulu mengklaim lalu selanjutnya selang beberapa bulan sertifikat SHM terbit setelah dokumen pendukung dikeluarkan  kepling serta kades.

Amatan Bisanews.id, Aksi massa Forgammka berlangsung hampir satu jam namun tidak satupun anggota DPRD setempat yang terlihat datang menemui massa, Sekretaris DPRD Zainudin yang datang menemui massa mengatakan bahwa seluruh anggota DPRD masih ada tugas luar, ujarnya.

“Terima kasih banyak atas aspirasi yang disampaikan, nanti akan saya sampaikan kepada pimpinan DPRD untuk selanjutnya dijadwalkan agenda pembahasannya setelah nanti mereka pulang dari tugas luar”, ujar H Zainuddin.

Puas dengan jawaban Sekwan, massa membubarkan diri dan melanjutkan aksinya dihalaman kantor Mapolres Batubara. Disana mereka juga menyampaikan orasi yang sama.(Thh)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close