DAERAHHEADLINE

Di Ujung Jabatan Harry Nugroho Batubara Gelap Gulita

Pemkab Batubara Nunggak Rp 2,7 Milyar, Lampu Jalan di Putus

Bisanews.id-Batubara-PT PLN UP3 Pematang Siantar melakukan pemutusan sementara Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) di beberapa titik wilayah Batubara pada Sabtu (22/12).

Pemutusan dilakukan karena pemkab Batubara belum membayar tagihan selama 5 bulan terhitung mulai bulan Agustus sampai dengan Desember 2018 dengan nominal mencapai Rp 2,7 Milyar, ujar manager UP3 PLN Area Pematang Siantar Joy Sihaloho melalui Manager ULP Limapuluh Rendi Sianipar kepada awak media ini di Limapuluh.

Menurut Rendi, pemutusan sementara dilaksanakan serentak di 3 lokasi berbeda di Batubara yang dipimpinnya langsung di Limapuluh, Tanjungtiram dipimpin kepala ULP Syafrides Hendri, dan Indrapura dipimpin Dedi Bram L Tobing.

Pasukan UP3 PT PLN Pematang Siantar

Hal itu dilakukan setelah beberapa kali Pihaknya melakukan koordinasi dengan Pemkab Batubara mulai dari Bupati RM Harry Nugroho, Sekdakab Sakti Alam Siregar serta Kepala Dinas Pendapatan Rijali namun belum membuahkan hasil.

Menurut Rendi, dari tagihan sekitar Rp. 522 juta setiap bulannya kepada Pemkab Batubara, PT PLN sendiri setiap bulannya menyetorkan pajak penerangan jalan (PPJ) kepada Pemkab Batubara mencapai Rp.1,2 Milyar.

Pemutusan sementara dilakukan sudah sesuai ketentuan yang berlaku dan sudah melalui surat pemberitahuan. Kendati demikian jika nanti Pemkab Batubara sudah melakukan pembayaran, maka akan dilakukan penyambungan kembali, ujarnya.

“Dengan sangat terpaksa kami memutuskan sambungan PJU di Batubara. Sudah kita lakukan upaya persuasif namun belum membuahkan hasil”, kata pria berbadan kekar itu.

Akibat pemadaman LPJU itu, kini kawasan pusat kota di Batubara gelap gulita. Seluruh LPJU di jalan protokol Perintis kemerdekaan serta jalan lintas menuju perdagangan akan padam. Begitu juga sejumlah lampu diruas jalan lainnya.

PLN sendiri sangat menyayangkan pemutusan sementara LPJU itu sendiri mengingat saat ini jg sdh mendekati hari Natal dan Tahun Baru, namun mengingat Pemkab Batu Bara sudah terlalu lama belum membayar tunggakan sehingga hal ini tidak bisa dihindarkan.

Dia berharap dengan pemutusan itu, kedepan ada itikad baik Pemkab Batubara untuk dapat segera melunasi tunggakan. Rendi juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat yang merima dampak dari pemutusan itu.(Thh)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close