HEADLINE

Pejabat Tak Becus Boleh Dicopot Tanpa Ijin Mendagri, Sejumlah Pejabat Batubara Mulai Ketar-Ketir?

Bisanews.id-Medan-Pejabat Tak Becus Boleh Dicopot Tanpa Ijin Mendagri, Sejumlah Pejabat Batubara Mulai Ketar-Ketir? Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahyo Kumolo menegaskan boleh saja bagi kepala daerah mencopot pejabat eselon II, III dan IV dari jabatannya dan mengangkat pelaksana tugas tanpa harus mengajukan izin tertulis.

Tjahyo juga mengingatkan pentingnya pejabat di jajaran Pemprov dan Pemkab, seperti Sekretaris Daerah dan kepala-kepala dinas bekerja cekatan menjalankan pembangunan. Sebagaimana tertuang di Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang sudah disusun kepala daerah.

Gubernur dan wakilnya, Bupati/Walikota dan wakilnya mempunyai utang sesuai janji-janji yang disampaikan saat kampanye selama proses Pilkada. Kemudian dituangkan ke dalam RPJMD. Kepala Badan Perencana Pembangunan Daerah (Bappeda) bertugas memastikan seluruh janji ditampung di dalam RPJMD. Kemudian dijalankan setelah ditetapkan.

“Kalau ada pejabat seperti kepala dinas yang tidak mampu menjalankan program di RPJMD, ganti saja. Tidak perlu minta izin ke saya, Plt (pelaksana tugas) kan saja dulu,” tegas Tjahyo saat menghadiri Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) RPJMD Provinsi Sumut 2018-2023, di Tiara Convention Center Hotel Tiara, Medan, Selasa (22/1/2019) lalu.

Hal itu terkait bahwa betapa penting Pemerintah daerah mengimbangi pemerintah pusat yang ngotot membangun seluruh daerah, termasuk di Sumut. Pembangunan infrastruktur yang terus berlangsung oleh Presiden Jokowi harus diikuti pemerintah daerah agar utuh dinikmati masyarakat.

Untuk tingkat kepala dinas yang tidak menunjukkan prestasi yang baik di dalam tugasnya, dimana program dilaksanakan asal-asalan dan terkesan copy paste belaka serta hanya menghabiskan anggaran tanpa target dan perencanaan yang jelas harus siap-siap angkat kover dari Batubara ujar Aktivis Muda NU Jasmi Assayuti kepada awak media ini Kamis (24/1/2019).

Dengan adanya pernyataan dari Mendagri tersebut, lanjut Jasmi, sejumlah pejabat tambah ketar-ketir mencari perlindungan serta melakukan berbagai upaya untuk mempertahankan jabatannya.

Dia berharap, Bupati Batubara Ir H Zahir dapat benar-benar selektif menempatkan pemegang jabatan strategis khususnya dibidang infrastruktur, pendidikan dan kesehatan agar percepatan pembangunan didaerah itu segera terealisasi.(Thh)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close