MEDAN | Bisanews.id | Tiga pelajar binaan ekstrakurikuler SMA Neg. 2 Kota Tebing Tinggi dinobatkan sebagai pelajar terbaik 2022. Ketiganya dinyatakan lulus, dan menjadi atlet binaan di Pusat Pembinaan Latihan Pelajar (PPLP) Sumut Tahun Ajaran 2022.
Adapun ketiga pelajar tersebut, yakni Genea Silaban yang lolos untuk Cabang Olahraga (Cabor) Wushu Sanda, Roslin Simanjuntak Cabor Gulat, dan
Dhea Tarigan Cabor Atletik.
Ketiga pelajar itu siap ditempa menjadi atlet berkualitas guna mengharumkan nama sekolah, daerah, dan keluarga, menyusul empat temannya yang lulus pada 2021 lalu, yaitu Mulia Roha, Khairani, dan Syakilla dari Cabor Gulat, serta Azizah Aulia dari Cabor Wushu.
Kepala SMA Negeri 2 Kota Tebing Tinggi, Paino, melalui telepon selular, Selasa (28/6/2022), mengatakan, pihaknya menyambut baik prestasi yang diraih para pelajarnya tersebut.
Dikatakannya, selama ini SMA Neg. 2 Tebing Tinggi terus melakukan pembinaan terhadap siswa-siswinya agar kedepannya dapat menjadi generasi muda yang berguna bagi daerah dan bangsa.
“Semua siswa wajib mengikuti ekstrakurikuler di sekolah. Sebab program tambahan selain pendidikan formal, guna melihat sejauh mana kemampuan para murid sesuai bidangnya,” kata Paino.
Menurut Paino, dengan adanya program mata pelajaran tambahan ekstrakurikuler setiap Sabtu, maka kedepannya akan selalu ada siswa lainnya menyusul lulus di PPLP Sumut.
“Sebab bisa lulus ke PPLP Sumut merupakan kesempatan emas bagi setiap siswa. Jadi sekali lagi saya berharap kepada seluruh siswa SMA Neg. 2 Tebing Tinggi yang ingin dibina jadi atlet di PPLP Sumut, harus dapat meningkatkan kualitas belajar formal dan berlatih secara serius di bidang olahraga sesuai cabor yang digeluti,” pungkasnya.
Sementara Guru Pendidikan Jasmani dan Olahraga Kesehatan (PJOK) SMA Neg. 2 Tebing Tinggi, Isar Sibarani, yang juga pelatih kegiatan ekstrakurikuler, mengucapkan terima kasih atas dukungan Kepala SMA Negeri 2 Kota Tebing Tinggi terhadap kegiatan ekstraKurikuler di sekolah tersebut.
Isar mengatakan tak ingin menyerah untuk mencetak anak muridnya agar menjadi atlet berkualitas, khususnya Cabor Gulat. Sebab gulat juga merupakan cabor penghasil medali bagi Sumut di setiap event, baik tingkat daerah maupun nasional, bahkan internasional.
“Contohnya pada PON Surabaya beberapa tahun silam, dimana Sumut mampu menorehkan prestasi terbaik saat itu. Untuk itulah saya berharap kepada siswa yang saya latih untuk lebih tekun, sebab pihak sekolah terus memberikan perhatian terbaik padamu,” kata Isar.
Selain itu, Isar juga berharap pada Pemko, terkhusus Dispora Kota Tebing Tinggi agar lebih serius melakukan pembinaan atlet pelajar, mengingat dinas itu merupakan leading sektor pembinaan olahraga pelajar di kota lemang tersebut.





