DPC GM GRIB Jaya Demo di Mapolres Asahan Terkait Kasus Pencabulan Anak

DPC GM GRIB Jaya Demo di Mapolres Asahan Terkait Kasus Pencabulan Anak
Massa DPC GM GRIB Asahan saat berdemo di Mapolres Asahan. (kiki)

ASAHAN I Bisanews.id | Puluhan massa yang mengatasnamakan Dewan Pimpinan Cabang Generasi Muda Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (DPC GM GRIB) Jaya Kabupaten Asahan berdemo di Mapolres Asahan, Jalan Ahmad Yani, Kisaran, Selasa (11/6/2024) siang.

Dalam aksinya mereka meminta Kapolres Asahan, AKBP Afdhal Junaidi, SIK, dan Kasat Reskrim, AKP Rianto, mundur dari jabatannya. Hal itu terkait dugaan dilepasnya dua terduga pelaku pencabulan terhadap anak di bawah umur di Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, yang merupakan kakek dan paman korban.

Setelah beberapa lama melakukan orasi, massa diterima Kepala Bagian Operasi Polres Asahan, AKP Sastra Tarigan. Sastra mengatakan akan menyampaikan aspirasi para pengunjuk rasa kepada Kapolres Asahan.

“Terima kasih, saya akan sampaikan apa yang adik-adik tuntut ini nantinya disampaikan kepada Kapolres Asahan. Saat ini Kapolres lagi naik haji. Jadi, kita tunggu Kapolres pulang,” ujar Sastra.

Setelah itu, massa bergerak ke Kejaksaan Negeri Asahan untuk melanjutkan aksinya. Mereka meminta pihak Kejaksaan untuk tidak menerima berkas dari UPPA Polres Asahan, jika dalam pelimpahan itu tidak ada nama kakek dan paman korban sebagai terduga pelaku.

“Kami minta kepada pihak Kejaksaan Negeri Asahan untuk tidak menerima pelimpahan berkas perkara atas nama ayah korban pelaku cabul. Tetapi harus ada nama kakek dan paman korban sebagai terduga pelaku pencabulan,” tegas Ketua GM GRIB Jaya Asahan, Adi Chandra Pranata, SH.

Pendemo diterima Kasi Intel Aguinaldo Marbun, SH, MH dan Kasi Pidum Naharuddin Rambe, SH.

Naharuddin mengatakan akan meneliti lagi semua berkas yang akan dikirim Polres Asahan ke Pidum Kejaksaan.

“Semua permintaan yang disampaikan oleh rekan-rekan GM GRIB Jaya akan kami akomodir dan laksanakan,” ujar Naharuddin.

Baca Juga:  Jadwal Salat Medan Sekitarnya, Selasa 3 Januari 2023

Usai mendengarkan jawaban pihak Kejaksaan, massa lalu membubarkan diri dengan pengawalan personel Polres Asahan.(Kiki)