9,9Kg Sabu dan 827 Vape Cartrige di musnahkan Polres Asahan

9,9Kg Sabu dan 827 Vape Cartrige di musnahkan Polres Asahan
Satuan Reserse Narkoba Polres Asahan memusnahkan barang bukti narkotika dalam jumlah besar hasil pengungkapan kasus periode Februari hingga Maret 2026.(BisaNews.id/KIKI).

Asahan I BisaNews.id I Satuan Reserse Narkoba Polres Asahan memusnahkan barang bukti narkotika dalam jumlah besar hasil pengungkapan kasus periode Februari hingga Maret 2026. Total barang bukti yang dimusnahkan mencapai 9,9 kilogram sabu serta 827 cartridge vape yang diduga mengandung zat berbahaya Etomidate.

Pemusnahan dilakukan pada Selasa (31/03/2026) pukul 10.00 WIB sebagai bagian dari proses hukum atas satu laporan polisi dengan tiga orang tersangka yang seluruhnya laki-laki.

Tiga tersangka yang diamankan masing-masing berinisial, AFP alias N, DR alias D, dan FH alias P. Dari total barang bukti yang diamankan, sebagian kecil disisihkan untuk kepentingan pembuktian di persidangan, yakni 100 gram sabu dan 64 cartridge vape, sementara sisanya dimusnahkan.

Polres Asahan menyebut, pengungkapan kasus ini menjadi salah satu yang signifikan, mengingat potensi dampak yang ditimbulkan. Dari jumlah barang bukti yang berhasil diamankan, aparat memperkirakan telah menyelamatkan sekitar 10.750 jiwa dari ancaman penyalahgunaan narkotika.

9,9Kg Sabu dan 827 Vape Cartrige di musnahkan Polres Asahan
Satuan Reserse Narkoba Polres Asahan memusnahkan barang bukti narkotika dalam jumlah besar hasil pengungkapan kasus periode Februari hingga Maret 2026.(BisaNews.id/KIKI).

Selain sabu, peredaran narkotika dalam bentuk cairan vape yang diduga mengandung etomidate menjadi perhatian serius aparat, karena menyasar kalangan muda dengan modus baru yang lebih terselubung.

Pemusnahan barang bukti ini dilakukan untuk memenuhi ketentuan hukum dalam rangka kepentingan penuntutan, peradilan, serta pembuktian di persidangan.

Kapolres Asahan AKBP Revi Nurvelani, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan akan terus memperkuat upaya pemberantasan jaringan narkotika, termasuk mengantisipasi tren baru peredaran narkoba berbasis teknologi dan produk modern.(KIKI )