Perkim Cikataru dan Satpol PP Medan Stel Gila, Bangunan Wins Squer Terus Dikerjakan

Perkim Cikataru dan Satpol PP Medan Stel Gila, Bangunan Wins Squer Terus Dikerjakan
Terlihat dua pekerja sedang mengaduk coran pakai molen di bangunan 9 unit Wins Square yang beralamat di Jalan Ibrahim Umar Kelurahan Sei Kera Hilir I Kecamatan Medan Perjuangan Medan. (Foto : ist)

Medan | bisanews.id | Setelah adanya pemberitaaan masalah bangunan ruko 9 unit Wins Square yang beralamat di Jalan Ibrahim Umur Kelurahan Sei Kera Hilir Kecamatan Medan Perjuangan tanpa PBG sempat berhenti sebentar, kini dikerjakan kembali.

Terlihatnya bangunan 9 unit itu dikerjakan kembali, tampaknya dua pekerja saat mengaduk semen menggunakan mesin molen pada, Sabtu (8/8/2026) kemarin.

Hal ini menandakan tidak berlakunya Perwal yang dikeluarlan Pemko Medan untuk dipatuhi sekaligus guna menambah PAD Kota Medan yang jauh-jauh hari menjadi pembahasan dikarenakan terus menurun.

Sekretaris PW Persatoean Peomuda Tarbiyah Sumatera Utara, Ayub Kesuma Siregar saat di Medan, Senin (10/8/2026) mengatakakan, Dinas Perkim Cikataru dan Satpol PP Kota Medan bisa disebut stel gila terhadap Perwal Kota Medan.

“Mengapa bisa saya katakan stel gila, karena bangunan ruko 9 unit Wins Square Gardendi Jalan Ibrahim Umar Kelurahan Sei Kera Hilir I Kecamatan Medan Perjuangan, terus dikarjakan walau Plank PBG nya belum ada,” kata Ayub serius.

Dikatakan, sesuai peraturan yang disampaikan Kadis Perkim Cikataru, Jhon Sale beberapa waklu lalu ketika mengikuti RDP di DPRD Medan, bahwa pengurusan PBG memakan waktu lama, dimana setelah selesai dokumen barulah pembangunan bisa dikerjakan.

“Tapi kejadian dilapangan sangat kotradiksi. Kita tidak tau apakah ada udang dibalik batu antara pengembang Wins Square dengan kelurahan, kecamata sampai ke Dinas Perkim Cikataru dan Stpol PP kita tidak tau, sehingga pembangunan terus dikerjakan,” ucapnya serius.

Menurut Ayub, tidak ingin menduga-
duga atas kejadian ini. Tapi ada digaan seperti itu dimana Wali Kota Medan, Rico Waas diminta harus jeli terhadap apa yang terjadi di setiap masing-masing OPd termasuk di Dinas Perkim Cikataru dan Satpol PP.

Apalagi Wali Kota Medan, Rico Waas di acara APEKSI Juli 2026 lalu dihadapan para walikota dan sekda se Indonesia mengatakan, akan terus membenahi semua lini kota Medan agar menjadi kota metropolotan yang relejius di Indonesia.

“Jadi kalau hal ini masih terus terjadi pembiaran, maka jangan pernah setiap siapa yang menjabat sebagai walikota Medan kota ini bisa mencapai apa yang diharapkan karena masih maraknya bangunan tanpa PBG berdiri di tengah-tengah kota Medan yang ditambah dengan infratruktur lainnya seperti jalan di Medan juga maih banyak yang berlubang-lubang serta tempel sana-tempel sini,” kata Ayub lagi.

Ayub menambahkan, diakui secara organisasi ia duduk di Sumit, namun karena bermukim di kota Medan, maka tak salah berkomentar.

“Karena saya bermukim di Medan, jadi saya merasa sedih dan kecewa atas kinerja OPD yang tak benar-benar bekerja untuk kemajuan kota Medan,” pungkas Ayub mengakhiri. (ayu)