SERGAI | Bisanews.id | agenda kerja pertengahan Januari 2026, Bupati Serdang Bedagai (Sergai) H. Darma Wijaya bersama Wakil Bupati H. Adlin Tambunan menerima rangkaian audiensi strategis dari berbagai elemen di Komplek Kantor Bupati Sergai, Sei Rampah, Selasa (13/1/2026). Audiensi tersebut menjadi momentum penyelarasan program lintas sektor, mulai dari transportasi, keagamaan, hingga penguatan pertanian.
Bupati Darma Wijaya didampingi Staf Ahli Bupati Kamaluddin dan jajaran Dinas Perhubungan terlebih dahulu menerima audiensi Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Sumatera Utara. Pertemuan ini membahas rencana operasional Angkutan Jalan Perintis Tahun 2026 di wilayah Kabupaten Sergai.
Dalam arahannya, Bupati yang akrab disapa Bung Wiwik menegaskan bahwa konektivitas transportasi merupakan kunci percepatan pertumbuhan ekonomi daerah.
“Program angkutan perintis ini sangat dinanti masyarakat, terutama untuk membuka keterisolasian wilayah yang akses transportasinya masih terbatas. Konektivitas yang lancar akan mempermudah pelayanan publik dan distribusi hasil pertanian,” tegasnya.
Turut hadir dalam audiensi tersebut Kepala BPTD Sumut Ariyandi Ariyus, GM Perum Damri Sumut Aris Yulianto, Staf Ahli Bidang Perekonomian dan Keuangan Kamaluddin, M.MA, Kepala Dinas Perhubungan Sergai Gunawan JW Hasibuan, S.STP, serta Sekretaris Dishub Sergai Subkhan Ikhsan Siregar.
Pada waktu bersamaan, Wakil Bupati Adlin Tambunan menerima kunjungan pemenang Dai Cilik Tahun 2025, dilanjutkan audiensi bersama Pengurus Gerakan Pemuda (GP) Ansor Sergai. Kepada para dai muda, Wabup menyampaikan apresiasi atas prestasi yang telah mengharumkan nama daerah di bidang dakwah.
“Kami ingin generasi muda Sergai tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter religius yang kuat. Kalian adalah agen perubahan yang mampu mengajak generasi sebaya membangun daerah dengan optimisme,” ujar Adlin.
Dalam diskusi bersama GP Ansor Sergai, Wabup menekankan pentingnya peran strategis organisasi kepemudaan dalam mendukung visi pembangunan daerah, khususnya pada sektor pertanian.
“Pemuda harus terlibat langsung membantu petani. Sinergi dengan GP Ansor sangat dibutuhkan untuk mengedukasi masyarakat tentang teknologi pertanian yang inovatif, berkelanjutan, dan berdaya saing agar sektor unggulan ini tetap menjadi tulang punggung ekonomi sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional,” pungkasnya.
Audiensi tersebut turut dihadiri Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM Drs. Akmal, AP, M.Si, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat dr. Ahmad Idris, serta Ketua GP Ansor Sergai Joko Sulistiono beserta jajaran pengurus.
Rangkaian pertemuan ini ditutup dengan komitmen bersama untuk menjaga komunikasi dan kolaborasi yang intensif antara pemerintah daerah dan para mitra strategis demi percepatan pembangunan di Tanah Bertuah Negeri Beradat.
(Herry)





