
MEDAN| Bisanews.id |Tiga cewek cantik asal Kota Bogor, Jawa Barat, ditangkap petugas Avsec Bandara Kuala Namu, Deliserdang, Sumatera Utara, Rabu (8/5/2024). Dari tangan ketiga perempuan ini diamankan narkoba jenis sabu-sabu seberat 19 kg.
Adapun ketiga perempuan yang diamankan, yakni masing-masing berinsial AS (29), MS (28) dan IN (37).
Informasi dihimpun, ketiga perempuan ini merupakan calon penumpang maskapai Lion Air JT-211 tujuan Kualanamu-Jakarta.
Ketiga tersangka diamankan di area pintu (gate) 5, terminal keberangkatan penumpang Bandara Kualanamu.
Ketiga tersangka ini diamankan berawal dari kecurigaan petugas saat koper ketiga calon penumpang tujuan Jakarta ini lewat pemeriksaan mesin X Ray Baggage Handling Sistem (BHS).
Isi dalam koper mereka terlihat ada benda mencurigakan, selanjutnya dilakukan pemeriksaan secara manual, dan akhirnya ditemukan dari ketiga koper plastik transparan diduga berisi sabu dengan berat total keseluruhan kurang lebih 19 kilogram.
Dari MS ditemukan membawa sabu di dalam koper sebanyak 25 bungkus dengan berat kurang lebih 5.127 gram.
Kemudian IN yang ditemukan membawa narkotika jenis sabu-sabu di dalam koper sebanyak 25 bungkus dengan berat kurang lebih 5.118 gram.
Selanjutnya dari AS ditemukan membawa sabu-sabu di dalam koper sebanyak 45 bungkus dengan berat kurang lebih 9.230 gram.
Total barang haram yang hendak diterbangkan ke Jakarta oleh tiga wanita tersebut sebanyak 19.475 gram sabu-sabu.
Atas temuan tersebut, ketiga tersangka langsung diamankan, yang selanjutnya diserahkan ke Direktorat Narkoba Polda Sumut.
Kapolresta Deliserdang Kombes Pol Raphael Sandhy Cahya Priambodo membenarkan penangkapan tersebut.
“Betul, ada penangkapan dan sudah dilimpahkan ke Polda Sumut untuk penanganan lebih lanjutnya,” katanya.
Terpisah, Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi juga membenarkan hal tersebut.
Hadi menyatakan pihaknya masih melakukan pendalaman perihal penangkapan tiga wanita yang diamankan di Bandara Kualanamu karena kedapatan membawa narkotika jenis sabu-sabu.
“Benar ada diamankan, saat ini polisi mendalami dan mengembangkannya,” pungkasnya. (ayu)





