MEDAN | bisanews.id | Aksi kriminalitas jalanan kembali menghantui warga Kota Medan. Terbaru, peristiwa begal terjadi di Jalan Industri pada, Selasa (8/4/2026) sekitar pukul 02.07 WIB dini hari, dan terekam jelas melalui kamera CCTV.
Dalam rekaman tersebut, terlihat enam orang pelaku berboncengan menggunakan sepeda motor menghadang seorang pengendara. Salah satu pelaku bahkan mengancam korban dengan balok kayu.
Dalam situasi tertekan dan penuh ketakutan, korban akhirnya memilih menyelamatkan diri dengan meninggalkan sepeda motornya dalam kondisi masih menyala.
Aksi yang berlangsung cepat dan nekat ini pun viral di media sosial, memicu keresahan luas di tengah masyarakat.
Menanggapi maraknya aksi begal tersebut, Ketua DPRD Kota Medan, Drs. Wong Chun Sen Tarigan, M.Pd.B, angkat bicara.
Politisi PDI Perjuangan itu mendesak seluruh perangkat pemerintah hingga aparat keamanan untuk segera mengambil langkah tegas.
Ia meminta para kepala lingkungan, lurah, dan camat untuk mempertimbangkan penerapan jam malam di wilayah rawan, serta mendorong aparat TNI-Polri meningkatkan patroli rutin, khususnya di titik-titik yang kerap menjadi lokasi kejahatan.
“Ini sudah sangat meresahkan. Aksi begal terjadi secara terang-terangan tanpa memandang korban. Aparat kepolisian harus segera bertindak cepat dan menangkap para pelaku,” tegas Wong, Kamis (9/4/2026).
Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya mengaktifkan kembali pos keamanan lingkungan (poskamling) sebagai garda terdepan pengamanan warga. Pemerintah Kota Medan juga diminta segera memperbaiki dan menambah penerangan jalan di kawasan rawan.
Wong turut mengimbau masyarakat agar lebih waspada dan mengurangi aktivitas di malam hari jika tidak memiliki keperluan mendesak.
“Keselamatan harus menjadi prioritas. Kondisi ini menjadi alarm bagi kita semua bahwa Kota Medan belum sepenuhnya aman dari ancaman begal dan kriminalitas jalanan,” pungkasnya mengakhiri. (rel/ayu)





