SERGAI | Bisanews.id | Pemerintah Desa Pekan Tanjung Beringin, Kecamatan Tanjung Beringin, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), kembali memberangkatkan warganya untuk mengikuti program pelatihan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Tenaga Kerja Mandiri (TKM) lanjutan yang digelar Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Republik Indonesia.
Pelepasan peserta dilakukan pada Senin (22/9/2025) pagi di Bandara Kualanamu, Deli Serdang. Sebanyak enam pelaku UMKM asal Pekan Tanjung Beringin terpilih setelah melalui seleksi ketat, dari 23 pendaftar yang mengikuti tahapan wawancara daring. Mereka akan mengikuti pelatihan nasional pada 22–26 September 2025 di Balai Besar Perluasan Kesempatan Kerja, Bandung Barat.
Adapun keenam peserta tersebut yakni: Bahtiar (35), Dusun I – UMKM Warkop, M. Idris (40), Dusun III – UMKM Penjual Ikan Laut, M. Andrean Suvena (23) – UMKM Bengkel Las Besi, Putri Rahima (26), Dusun X – UMKM Pembuat Keripik Snack, Budi Hardiansyah (39), Dusun XIII – UMKM Penjual Ikan Laut, M. Taufiqul Hakim (25), Dusun I – UMKM Bengkel Sepeda Motor.
Kepala Desa Pekan Tanjung Beringin, Ir. Indra Syahputra, mengapresiasi keberhasilan warganya yang lolos ke tingkat nasional. Menurutnya, program kerja sama dengan Kemnaker RI ini merupakan peluang besar untuk meningkatkan kapasitas dan daya saing UMKM desa.
“Kami sangat bersyukur karena warga Desa Pekan Tanjung Beringin kembali mendapat kesempatan mengikuti pelatihan ini. Harapan saya, ilmu yang diperoleh dapat diterapkan di desa sehingga mampu meningkatkan penghasilan keluarga sekaligus membuka lapangan kerja baru,” ujar Indra.
Ia juga berpesan agar para peserta serius menyerap ilmu dari para mentor dan membawa pulang pengalaman berharga. “Kalian adalah duta desa yang membawa nama baik Pekan Tanjung Beringin di tingkat nasional,” tambahnya.
Sejak 2023, program ini telah rutin diikuti warga Pekan Tanjung Beringin. Tahun 2023 tercatat empat peserta, tahun 2024 dua peserta, dan pada 2025 meningkat menjadi enam peserta.
Indra berharap kerja sama dengan Kemnaker RI terus berlanjut, terlebih karena Pekan Tanjung Beringin memiliki banyak pelaku UMKM yang membutuhkan pembinaan. Ia juga mengingatkan status desa mereka sebagai salah satu Desa Migran Produktif (Desmigratif) pada 2022–2023, yang dikenal sebagai penyumbang tenaga kerja signifikan ke luar negeri.
“Kami berharap program Desmigratif dapat diteruskan agar desa semakin mandiri dan produktif dalam mengembangkan potensi tenaga kerja maupun UMKM,” pungkasnya.
(Herry)





