Medan | bisanews.id | Jelang Pemilihan walikota dan wakil walikota Medan pada 27 Nopember 2024 mendatang, tim Wong Berani langsung bergerak cepat dengan mendeklarasikan sekaligus penandatanganan SK tim hukum yang dilangsungkan di Kereta Api Cafe Jalan Sena Medan, Rabu (23/10/2024) sore kemarin.
Tim Hukum Wong Berani yang dibentuk untuk mengawal Prof Ridha Dharmajaya dan Abdul Rani yang mencalonkan diri sebagai walikota dan wakil walikota Medan priode 2024-2029, langsung diketuai Rico Goncalwes Sirait SH, MH, CPM, CRA yang dibantu Andrie Gusti Ari Sarjono SH, MH, CPM, CRA sebagai Sekretaris dan Ganda Parulian Tambunan SH,CPM, CRA Bendahara dengan jumlah 60 orang dan enam diantaranya pakar hukum.
Ketua Tim Relawan Wong BERANI Kota Medan, Drs.Wong Chun Sen Tarigan M.Pd.B yang diwakili Sekjend, Zainuddin Lubis saat ikut mendeklarasikan serta penandatanganan SK deklarasi mengatakan, atas terbentuknya Tim Hukum Relawan Wong Berani untuk Prof Ridha Dharmajaya dan Abdul Rani, tak lain sebagai wujud nyata dari DPP Partai PDIP guna mengawal tegaknya demokrasi saat pelaksanaan Pilkada Kota Medan 27 November 2024 nanti.
Zainuddin dihadapan mengatakan, Tim Wong Berani tak ingin main-main dalam menghadapi pesta demokrasi dengan membentuk tim hukum yang diisi pata advokat terbaik daerah ini, sehingga dapat membantu masyarakat yang menemukan kecurangan-kecurangan yang dilakukan para pendukung paslon lain lewat jalur hukum.
Selain itu siap melakukan bekerjasama keseluruh pendukung Ridha-Rani nomor urut 2 dengab terjun langsung ke lapangan guna melihat persiapan dan sejauh mana antusias warga Medan dalam menyambut pesta demokrasi tersebut.
“Kita selalu dengar disaat berlangsungnya pesta demokrasi di negara kita, pasti selalu ada kecurangan demi kecurangan. Maka untuk itulah, keberadaan Tim Hukum Relawan Wong Berani Kota Medan siap membantu masyarakat kota Medan dalam persoalan hukum,” katanya meniru ucapan Wong Chun Sen selaku Ketua Sementara DPRD Medan.
Selain itu, Zainuddin juga menyampaikan salam dari Ketua Tim Relawan Wong Berani Wong Chun Sen Tarigan, karena saat ini berada di luar kota ada urusan partai.
Kembali Zainuddin mengatakan, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan tim pemenangan Ridha-Rani untuk menjaga rasa aman dengan memberikan hadiah sepantasnya pada setiap warga Medan yang menemukan kecurangan dilapangan agar segera dilakukan proses hukum terhadap pelakunya sebagai bentuk ketegasan Tim Wong Berani dalam menjaga ketentraman warga Medan saat merayakan pesta demokrasi tersebut.
“Bahkan tim hukum Wong Berani siap membela setiap warga yang menemukan kecurangan, namun dianggap salah sampai manapun. Sebab dalam pelaksanaan pemilihan nanti semua pihak harus mengedepankan rasa aman ketimbang ketidak benaran,” pungkasnya mengakhiri.
Ketua tim hukum Wong Berani untuk Ridha-Rani, Rico Goncalwes Sirait SH, MH, CPM, CRA mengatakan, pihaknya siap melakukan pengawalan terhadap paslon nomor urut 2 sehingga tidak terjadi kecurangan saat pencoblosan pada tanggal 27 Nopember 2024 mendatang selain menyikapi setiap laporan warga atas tindak kecurangan yang terjadi dilapangan.
“Selaku mantan atlet cabor angkat berat yang dua kali memperkuat Sumut di PON Kaltim dan Papua, saya dan seluruh pengurus sudah menyatakan sikap untuk menjalankan tugas ini dengan sebaik-
baiknya dan melakukan proses hukum dengan tak melakukan tebang pilih, sehingga terciptanya rasa aman dimasyarakat kota Medan,” kata Rico tegas sekaligus mengakhiri.
Deklarasi tersebut, langsung dihadiri Calon Wali Kota Medan Nomor Urut 2, Prof Ridha Dharmajaya serta Sekretaris Pemenangan Ridha-Rani sekaligus Bendahara PDI Perjuangan Kota Medan Boydo HK Panjaitan, beserta tim pendukung lainnya.
Senada dengan itu, Prof Ridha juga menyampaikan apresiasi kepada Ketua Tim Relawan Wong Berani Kota Medan, yang telah membentuk Tim Relawan Hukum Wong Berani Kota Medan
“Semoga ini dapat mengadvokasi permasalahan Hukum, terutama mengantisipasi kecurangan dalam Pilkada nanti, dan termasuk bantuan hukum kepada masyarakat,” katanya.
Selain itu, osok Ridha yang merupakan Akademisi Kesehatan ini pun memaparkan keinginan nya maju menjadi Wali Kota Medan untuk merubah kehidupan masyarakat, dan meningkatkan taraf kesejahteraan masyarakat.
“Menuntaskan kemiskinan itu pasti bisa dilaksanakan, asal dengan dukungan semua pihak terlebih dalam hal mengedepankan sumber daya yang berasal dari Kota Medan,” ujarnya mengakhiri. (ayu)





