IKAL SMP Neg 11 Angkatan 87 Medan Gelar Pengajian Dengan Tema Bersyukur Dibalik Musibah

IKAL SMP Neg 11 Angkatan 87 Medan Gelar Pengajian Dengan Tema Bersyukur Dibalik Musibah
Pengajian Ikatan Keluarga Besar Alumni SMP Neg 11 Angkatan 87 foto bersama usai pengajian. (Foto : ayu)

Medan | bisanews.id | Paska banjir bandang dan longsor melanda tiga provinsi Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat serta sebahagian wilayah di kota Medan yang terdampak banjir pada 25, 26 Nopember 2025 silam, telah meninggalkan duka mendalam.

Sebab dari tiga provinsi yang terkena musibah banjir bandang dan longsor ditambah banjir melanda warga Medan, menelan banyak korban jiwa lebih kurang 1000 orang baik yang meninggal dunia maupun hilang belum ditemukan serta merusak harta benda.

Lalu untuk memulihkan wilayah yang terdampak parah seperti, Aceh Tamiang, Bener Meriah, Takengon, Lhoekseumawe, Agam, Sibolga, Taput, Tapteng dan Tapsel serta Langkat, lalu rumah warga di sebahagian kota Medan, pastilah memerlukan waktu cukup lama dan dana sangat besar.

Beranjak dari musibah itulah, Pengajian Ikatan Alumni SMP Neg 11 Angkatan 87 Medan, menggelar kegiatan rutin pertiga bulan yaitu, pengajian di Perguruan Swasta Islam Azizi Medan, Minggu (21/12/2025) dengan tema bersyukur di balik musibah.

Dalam pengajian itu, dibahas soal beberapa persoalan baik didalam bermasyarakat, hubungan suami istri serta kejadian banjir bandang dan longsor karena rakusnya para penguasa, ditambah juga dengan ceramah penyejuk hati soal perjalanan Nabi Muhammad Saw beserta sahabat, sehingga Islam bisa menyebar luas keseluruh dunia.

IKAL SMP Neg 11 Angkatan 87 Medan Gelar Pengajian Dengan Tema Bersyukur Dibalik Musibah
Tampak Al Uztad, Syahruddin Ritonga, SPdi.MSi saat memberikan ceramah. (Foto : ayu)

Salah satu pernyataan yang disampaikan Al Uztad Syahruddin Ritonga, SPdi.MSi adalah, selaku ummat Muslim harus mengedepankan rasa syukur pada Allah, sebab dibalik musibah pasti ada hikmahnya.

“Jadi mari kita tetap bersykur pada Allah, sebab selain diberi kesehatan, juga walau sudah lama tamat dari lingkungan sekolah, tapi persahabatan alumni masih tetap terjaga dengan baik hingga kini,” katanya mengakhiri.

Sementara Ketua IKAL SMP Neg 11 Angkatan 87 Medan, H.Aja Syahri, S.Ag, M.Sos yang diwakili Syahrul Rosya, ST, MM, BKP seusai pengajian mengatakan, pengajian selalu digelar untuk menambah pengetahuan tentang keimanan juga guna meningkatkan tali silaturahmi antar sahabat yang ada di Medan sekitarnya.

“Sedangkan untuk para sahabat yang berada diluar kota, kita tetap memberi kabar apa saja kegiatan yang dibuat, sehingga terciptanya persaudaraan walau jarak memisahkan,” kata Syahrul Rosya.

Syahrul yang didampingi Mutia Ahmad selaku sekretaris mengatakan, pihaknya juga membuka open donasi sebagai bentuk kepedulian terhadap saudara-
saudara yang tertimpa musibah banjir bandang dan longsor.

IKAL SMP Neg 11 Angkatan 87 Medan Gelar Pengajian Dengan Tema Bersyukur Dibalik Musibah
Terlihat sebahagian para ibu -ibu yang menghadiri pengajian IKAL SMP Neg 11 Angkatan 87. (Foto : ayu)

“Selaku ummat beragama, kita wajib memberikan perhatian khusus atas musibah yang melanda tiga provinsi di Pulau Sumatera. Sebab menurut kami, musibah ini sangat luar biasa dahsyatnya,” ucapnya yang diaminkan Erric.

Adapun kegiatan lainnya, tambah Syahrul seperti, berqurban, family gathering selain pengajian rutin pertiga bulan, tetap dilaksanakan. Dan pengajian ini sangat bagus. Bagusnya dimana, ya karena dilaksanakan tetap masuknya 1 Rajab 1447 Hijirah.

“Dan sudah tertata dengan baik seperti, panita qurban, panitia family gathering, kegiatan sosial selain tuan rumah pengajian bergiliran, sudah ada orang-orangnya. Seperti Bebby Susanti dan Eva Triana dipercayakan sebagai humas sekaligus bendara,” pungkas Syahrul mengakhiri.

Sedangkan tuan rumah pengajian, Siti Raimah mengatakan, mengucapkan terima kasih banyak pada semua sahabat yang berhadir pada pengajian rutin alumni.

“Mudah-mudahan apa yang dilaksanakan hari ini menjadi amal ibadah dan juga menambah panjang usia serta kesehatan kita lebih baik Aammiinn,” katanya mengakhiri. (ayu)