Jumat Bersih, Kades Misdi dan Mahasiswi Gotong Royong Bersihkan Lingkungan di Pematang Cermai

Jumat Bersih, Kades Misdi dan Mahasiswi Gotong Royong Bersihkan Lingkungan di Pematang Cermai
Kepala Desa Pematang Cermai Misdi, beserta perangkat desa, mahasiswa Universitas Negeri Medan (Unimed), serta relawan dari Gerakan Sumut Mengajar (GSM). Fokus kegiatan dipusatkan di sepanjang Jalan Dusun I dan perkuburan, Jumat (11/7/2025).

SERGAI | Bisanews.id |  Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan mewarnai kegiatan “Jumat Bersih” di Desa Pematang Cermai, Kecamatan Tanjung Beringin, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Jumat (11/7/2025). Puluhan mahasiswa, warga, dan perangkat desa turut ambil bagian dalam aksi gotong royong membersihkan jalan dan menanam pohon.

Kegiatan ini melibatkan Kepala Desa Pematang Cermai, Misdi, beserta perangkat desa, mahasiswa Universitas Negeri Medan (Unimed), serta relawan dari Gerakan Sumut Mengajar (GSM). Fokus kegiatan dipusatkan di sepanjang Jalan Dusun I, yang selama ini dinilai kurang asri.

Selain memungut sampah dan membersihkan lingkungan sekitar, para peserta juga menanam pohon-pohon produktif dan penghijauan seperti tabebuya, mangga, dan rambutan di sepanjang jalan.

Kepala Desa Misdi mengapresiasi keterlibatan para mahasiswa dan warga dalam kegiatan tersebut. Ia menyebut kegiatan semacam ini penting untuk menumbuhkan kesadaran kolektif dalam menjaga kebersihan lingkungan.
“Membersihkan sampah adalah tugas kita bersama. Saya berharap masyarakat semakin sadar dan tidak membuang sampah sembarangan,” ujar Misdi.

Ia juga menambahkan bahwa kolaborasi ini menjadi contoh positif bagi generasi muda dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.

Sementara itu, Ketua Tim KKN Unimed di Desa Pematang Cermai, Roberto Charles Manik, mengatakan bahwa kegiatan Jumat Bersih merupakan bagian dari sepuluh program kerja mahasiswa selama menjalankan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di desa tersebut.
“Jalan di Dusun I ini terlihat cukup gersang. Maka dari itu, salah satu fokus kami adalah penghijauan melalui penanaman pohon, agar lingkungan menjadi lebih sejuk dan nyaman,” terang Roberto.

Ia juga menekankan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan desa bukan sekadar menjalankan program kerja, tetapi juga sebagai upaya membangun hubungan sosial dan mendorong kemajuan desa.
“Kami berharap kolaborasi ini menjadi langkah awal menuju Desa Cerdas, di mana pembangunan dilakukan dengan semangat kebersamaan dan kepedulian lingkungan,” pungkasnya.

Sebanyak 26 mahasiswa turut serta dalam kegiatan ini, terdiri dari 21 mahasiswa Unimed dan 5 relawan dari Gerakan Sumut Mengajar. Kehadiran mereka disambut antusias oleh warga yang berharap kegiatan serupa bisa rutin dilaksanakan di masa mendatang.

(Herry)