Kepling dan Warga Jermal 11 Bantah Guntur Syahputra Lakukan Intimidasi

Kepling dan Warga Jermal 11 Bantah Guntur Syahputra Lakukan Intimidasi
Sumadi, Kepling 4 Jalan Jermal 11 Kelurahan Binjai, Kecamatan Medan Denai. (Poto : istimewa)

MEDAN | Bisanews.id |Berita penyerangan yang dilakukan sekelompok orang terhadap rumah warga di Jalan Jermal XI, Kec. Medan Denai yang viral di sosial media pada Sabtu (4/5/2024) lalu, terbantahkan.

Pasalnya penyerangan yang terjadi pada Senin (29/4/2024) malam sekitar pukul 21.25 Wib lalu dan terekam CCTV dan melukai salah seorang warga bernama M Yunus Sori Ahmadi (35), yang mana kasusnya sudah dilaporkan ke pihak kepolisian dengan nomor LP/B/1232/IV/2024/SPKT/Polrestabes Medan/Polda Sumatera Utara pada 30 April 2024 lalu disebut-sebut dilakukan tokoh pemuda Guntur Syahputra alias GS bersama anggotanya, dinyatakan tak benar sama sekali.

Kepling 4 Jalan Jermal 11, Kelurahan Binjai, Kecamatan Medan Denai, Sumadi bersama warga, Rabu (8/5/2024) serentak mengatakan, tidak ada penyerangan dan intimidasi dilakukan tokoh GS terhadap Rudi Chandra serta membuat resah masyarakat.

“Saya bersama Guntur dan warga lainnya berada di rumah Rudi Chandra yang disebutkan telah terjadi keributan dan intimidasi pada warga. Sekali lagi sama sekali tidak benar itu,” katanya.

Dikatakan, mungkin ada kesalahpahaman kecil dengan Rudi Chandra. Namun hal itu bisa diatasi dengan kekeluargaan.

“Apalagi saya saksikan Guntur langsung meminta maaf di hadapan istri Rudi Chandra. Dan saya selaku kepling, tidak ada berpihak kepada siapapun,” ucapnya.

Dikatakan, persoalan telah selesai dan Guntur bersama pemuda lainnya langsung bubar dan pulang di kerumah masing – masing.

“Jujur saya selaku Kepling 4 Jalan Jermal 11 sangat terkejut ada beberapa media yang memberitakan ada keributan dan pemukulan yang dilakukan oleh Guntur di rumah Rudi Chandra. Padahal tidak sama sekali. Artinya perlu kroscek agar tidak terjadi hal yang tak diinginkan,” ucapnya.

Apalagi diberita itu disebutkan juga ada yang membawa senjata tajam. Padahal semuanya itu tidak benar. Sebab Sumadi selaku kepling sangat mengetahui sosok Guntur yang sangat peduli pada warga kurang mampu di seputaran Jermal 11- 15 dimana semuanya dibantu tanpa pandang bulu.

Sementara itu, Ani (60) dan Suryanto (65) warga Jalan Jermal 11 I kompak menyatakan kalau Guntur sosok pemuda yang sangat peduli kepada warga kurang mampu di Jermal dan Medan sekitarnya.

“Saya tidak percaya Guntur melakukan intimidasi kepada warga Jermal 11. Sebab Guntur sangat peduli kepada warga. Semuanya dibantu baik sembako maupun santunan, ” jelas Ani.

Ani juga mendoakan Guntur tetap sehat daan terus berbuat baik kepada warga kurang mampu di Jermal 11  sekitarnya.

“Sudah tidak diragukan lagi kiprah Guntur, dimana setiap Jumat ia membagikan sembako kepada warga kurang mampu di Jermal 11-15 sekitarnya serta yang juga sakit dibantu tanpa ada kepentingan,” kata Ibu Ani.

Sedang Suryanto juga mengaku salut melihat kepedulian Guntur kepada warga. Dimana jalan-jalan perkampungan saja diperbaiki dengan dana sendiri.

“Dan semenjak adanya kepedulian dari Guntur, warga semakin kompak dan di Jalan Jermal 11. Makanya saya harapkan Guntur semakin eksis untuk meningkatkan derajat ekonomi warga kurang mampu yang ada di Kota Medan,” terangnya. (ayu)