Desa Sena | bisanews.id | Medan Falcons Tirta Bhagasasi menargetkan hasil maksimal pada pekan kedua Proliga 2026.
Ambisi tersebut kian besar, karena Medan Falcons akan tampil sebagai tuan rumah di GOR Voli Indoor Sport Center, Desa Sena Kabupaten Deliserdang Sumatra Utara.
Dipekan kedua Proliga 2026 ini, tim Voli Medan Falcons Tirta Bhagasasi putra dan putri akan melakukan dua laga melawan Jakarta Garuda Jaya pada, Kamis (15/1/2026) dan menghadaoi Surabaya Samator pada, Sabtu (17/1/2026).
Dua laga tersebut menjadi sangat krusial bagi tim asuhan Ariyanto Joko Sutrisno, terutama setelah hasil kurang memuaskan yang diraih pada pekan pertama saat berlaga di GOR Terpadu A. Yani Pontianak Kalimantan Barat, dimana Medan Falcons Tirta Bhagasasi harus mengakui keunggulan Jakarta Bhayangkara Presisi dengan skor telak 0-3 tanpa balas.
Sehingga kekalahan itu, menjadi ajang evaluasi menyeluruh bagi tim jelang tampil di hadapan pendukung sendiri. Saat ini Medan Falcons Tirta Bhagasasi berada di peringkat ke-4 tanpa poin pada rangking tim putra.
Pelatih Medan Falcons Tirta Bhagasasi, Ariyanto Joko Sutrisno saat pers conference, Rabu (14/01/2026) mengakui, hasil di Pontianak menjadi pelajaran berharga bagi timnya.
“Saya berharap dukungan penuh dari masyarakat Sumatra Utara untuk mampu mendongkrak semangat dan mental para pemain nantinya,” kata Ariyanto.
Ditegaskan, dua pertandingan kandang ini menjadi laga wajib menang bagi Medan Falcons Tirta Bhagasasi. Bermain di rumah sendiri harus dimaksimalkan sebaik mungkin.
“Dua pertandingan ke depan kita lawan Jakarta Garuda dan Samator, target kita wajib menang. Kita harus bisa memanfaatkan situasi dan kondisi sebagai tuan rumah,” tegasnya.
Dari sisi teknis, Ariyanto menyebut kelemahan tim pada pekan pertama terletak pada sektor pertahanan. Oleh karena itu, program latihan di Medan lebih difokuskan pada pembenahan blok dan defense.
“Di Pontianak kita kalah di pertahanan. Begitu tiba di Medan, latihan kita perbanyak di sektor pertahanan, terutama blok dan defense,” jelasnya.
Menjelang laga melawan Jakarta Garuda Jaya, Ariyanto cukup optimistis. Ia menilai dari segi pengalaman dan materi pemain, Medan Falcons masih berada di atas calon lawannya tersebut.
“Artinya di Proliga 2026 ini, tim voli baik putra dan putri Tirta Bhagasasi tak Ingin jadi pecundang dirumah sendiri, ” ucapnya serius.
Ditambahkan, kehadiran pemain lokal asal Medan di dalam skuad diharapkan mampu menarik minat masyarakat untuk datang langsung ke arena pertandingan.
“Kebetulan kita juga merekrut pemain dari Medan. Mudah-
mudahan dengan adanya pemain daerah sendiri bisa mengundang penonton untuk hadir dan menyaksikan Medan Falcons,” pungkasnya mengakhiri. (ayu)





