MEDAN | Bisanews.id |Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Abdullah Azwar Anas, Kamis (7/3/2024), meresmikan 16 Mal Pelayanan Publik (MPP). Satu di antaranya adalah MPP Kota Medan.
Dalam acara Peresmian Bersama MPP dan Penguatan Komitmen Penerapan MPP Digital yang berlangsung di Jakarta tersebut, dihadiri Wali Kota Medan, Bobby Nasution, dan disaksikan secara daring oleh Asisten Administrasi Umum Setda Kota Medan, Ferri Ichsan, dari Gedung MPP Kota Medan.
Selain Ferri, turut juga menyaksikan secara daring Kepala Disdukcapil Kota Medan, Baginda P Siregar, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan, Illyan Chandra Simbolon, Sekrestaris DPMPTSP Kota Medan, Wan Azmi, dan Camat Medan Baru, Frans Seno Ranto Halomoan Siahaan.
Adapun ke-16 MPP yang diresmikan secara bersama tersebut, yakni MPP Kab. Bangka, MPP Kota Medan, MPP Kab. Siak, MPP Kab. Sarolangun, MPP Kab. Seluma, MPP Kab. Mesuji, MPP kota Sukabumi, MPP Kab. Banjarnegara, MPP Kota Tegal, MPP Kab. Wonosobo, MPP Kota Probolinggo, MPP Kab. Katingan, MPP Kab. Lamandau, MPP Kab. Sukamara, MPP Kota Banjarmasin, dan MPP Kab. Gowa.
Dalam sambutannya Menteri PANRB, Abdullah Azwar Anas mengatakan, Presiden Joko Widodo telah mengamanatkan dalam pelaksanaan reformasi birokrasi haruslah memiliki dampak yang baik terhadap masyarakat. Selain itu, reformasi birokrasi saat ini bukan lagi merupakan tumpukan kertas, melainkan harus menjadi birokrasi yang lincah dan cepat.
“Dari amanat yang telah disampaikan Bapak Presiden kita terus berkolaborasi agar kerja ke depan lebih efektif,” kata Abdullah.
Menurut dia, untuk mencapai hal itu tentunya bergantung dengan SDM birokrasi, yaitu dengan menciptakan ASN birokrasi yang profesional.
“SDM-nya harus kita siapkan. Kalau tidak, maka tidak akan tercapai,” ujarnya.
Abdullah menyebutkan, untuk menjadikan Indonesia Maju menuju empat besar kekuatan ekonomi dunia pada 2045, diperlukan SDM yang kompetitif, birokrasi yang profesional, dan pelayanan publik yang berkualitas.
Selain meresmikan 16 MPP, dalam acara tersebut 60 daerah juga menyatakan komitmennya untuk memperkuat transformasi digital melalui MPP Digital. (ayu)





