MEDAN | Bisanews.id | Seekor ular Phiton sepanjang lebih kurang 2 meter, nyaris memangsa manusia yang sedang berada di Jalan Kejaksaan Medan, Minggu malam (27/11/22).
“Kedatangan ular tersebut secara tiba-tiba sewaktu kenderaan sunyi di Jalan Kejaksaan Medan, tiba-tiba beberapa kendaraan harus berhenti untuk sekedar melihat binatang melata dan sambil mengambil momen yang langka itu. Tak diketahui dari mana ular tersebut tiba-tiba sudah ada dipinggir jalan sambil menelan tikus yang dimangsanya, ” ujar seorang pengendara.
Salah seorang warga di lokasi sebut saja Joni mengatakan, ular tersebut datang dari seberang jalan yang merupakan toko penjualan pakaian. Tak berapa lama petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi untuk mengamankan ular tersebut.
Namun ular berwarna abu batik-batik itu, diketahui hampir masuk lobang got. Warga yang sejurus kemudian langsung ramai itu, serentak menarik ular tersebut.
Namun apa boleh buat, karena tenaga ular tersebut sangat kuat sehingga membutuhkan waktu satu jam lebih kurang untuk menarik ular yang nama lainnya Sanca itu.
Tak kurang lima orang menarik ular dari lubang got, dan berhasil. Kemudian Phiton itu dapat dilumpuhkan oleh masyarakat dibantu personil Damkar Kota Medan, dan diamankan di kantor Pemadaman Kebakaran Medan.
Diketahui, Ular Phiton atau yan merupakan salah satu ular dari famili Pythonid, memiliki nama latin Malayopython reticulatus, yaitu sanca kembang. Sebaran ular sanca meliputi Afrika, Australia, Amerika, Asia, termasuk Indonesia.
Piton merupakan ular tidak berbisa dengan panjang antara 1,5 meter hingga 6,5 meter, sedangkan untuk beratnya 1 kg hingga 75 kg. Piton umumnya ditemukan di padang rumput, hutan tropis ataupun perairan air tawar.
Pada beberapa kasus, ular piton diketahui memangsa manusia meski sebenarnya mangsa utama mereka bukanlah manusia. Sebab ular sanca umumnya memangsa burung, tikus, babi hutan, rusa ataupun monyet. Sedangkan jika hidup di sekitar pemukiman manusia, maka mereka akan memangsa anjing, kucing, ayam serta hewan ternak lainnya.
Gaya berburu dari ular piton yaitu dengan menangkap mangsanya kemudian melilit kuat mangsanya hingga kehabisan nafas. Piton juga kerap menyerang mangsanya dengan cara melilit hingga tulang dada serta panggul remuk sehingga ini memudahkan ular piton untuk menelannya.
Sementara itu pihak Pemadam Kebakaran Kota Medan hingga berita ini ditayangkan belum berhasil dikonfirmasi.





