Pelopor Terbentuknya Batubara, Anggota Gemkara Diminta Kedepankan Rasa Nasionalisme dan Patriotisme

Pelopor Terbentuknya Batubara, Anggota Gemkara Diminta Kedepankan Rasa Nasionalisme dan Patriotisme
Ketum PB Gemkara, Khairul Muslim menyambut Bupati Batubara Baharuddin Siagian saat memasuki Mako Yonif 126/KC tempat upacara Pendidikan Bela Negara. (Foto : ist)

Batubara | bisanews.id | Pengurus Besar Gerakan Masyarakat Menuju Kesejahteraan Kabupaten Batubara (PB Gemkara), telah memperkuat terwujudnya rasa persatuan dan kesatuan bangsa dengan menggelar Pendidikan Bela Negara dan Penanggulangan Bencana.

Kegiatan Bela Negara ini, dilaksanakan di Mako Yonif 126/KC Kec.Sei.Balai Kabupaten Batubara,Senin (29/12/2025) yang dihadiri Bupati Batubara, Baharuddin Siagian, Ketua Dewan Pembina PB Gemkara, Prof.Dr.OK
Saidin,SH,M.Hum serta 12 Divisi Gemkara se Kabupaten Batubara ternasuk pimpinan OPD, ormas, OKP, camat dan kepala desa.

Kegiatan ini digelar tak lain sebagai momentum tepat mengingat belakangan ini terjadi musibah banjir dan longsor di Sumut, Sumbar, Aceh.

Dalam kegiatan itu, Gemkara hadir dengan kemampuannya dalam menyalurkan bantuan kemanusiaan melalui Pemkab Batubara.

Pendidikan Bela Negara dan Penanggulangan Bencana ini, merupakan upaya sebagai anak bangsa untuk senantiasa sadar dan bertanggung jawab menjaga NKRI dan lingkungan serta mendukung Pemkab Batubara menjalankan program pembangunan Presiden Prabowo Subianto.

“Sikap nasionalisme dan patriotisme, harus kita tunjukkan walau sekecil apapun melalui pemikiran dan tindakan nyata serta doa,” tegas Khairul.

Sementara kegiatan PB GEMKARA lainnya adalah, pemberian santunan kepada pejuang dan keluarga pejuang Pemekaran Kabupaten Batu Bara sebagai wujud penghormatan dan terima kasih atas perjuangan mereka secara tulus dan ikhlas.

“Disini jami tegaskan berdirinya Kabupaten Batu Bara tak lain, dipelopori Gemkara bersama elemen masyarakat lainnya, dan bukan merupakan hadiah atau pemberian tetapi berkat perjuangan panjang melelahkan, menguras pemikiran, tenaga, air mata dan darah karena penguasa Kabupaten Asahan saat itu menolak keras berdirinya Kabupaten Batu Bara.Ternyata Allah SWT memberikan mengabulkannya.

Dan kegiatan lainnya, juga digelar Turnamen Volly Pantai di Pantai Sejarah Perupuk bertujuan untuk menumbuhkan watak dan sikap sportif generasi muda sekaligus turut mempromosikan wisata bahari yang banyak dimiliki Kabupaten Batu Bara.

Selain itu, kegiatan pemasangan Plank GEMKARA di 12 Kecamatan se- Kabupaten Batu Bara serta Kantor PB Gemkara di Lima Puluh Kota, merupakan pemberian Hak Pakai dari Pemkab Batu Bara serta pemberian Kartu Anggota Gemkara sebagai identitas yang dapat dikontrol dalam hal manakala ada tindakan dan perilaku menyimpang dari aspek hukum dan moral.

Untuk itulag PB Gemkara menyampaikan apresiasi kepada Bupati Batu Bara,Wabup BB,Ketua DPRD BB,Kapolres Kajari BB Dandim 0208/Asahan Danyon 126 KCK dan seluruh pimpinan Parpol,
Ormas, OKP, Insan Pers/Media mendukung kegiatan Gemkara sebagai wujud sinergi dan kolaborasi dalam memajukan bangsa dan daerah ini.

Khairul juga menyampaikan pesan khusus, yakni jaga kerhormatan, marwah, martabat Gemkara. Dan jangan gunakan baju seragam Gemkara bertindak arogan mentang-mentang menjadi pelopor dan pelaku utama mendirikan Kabupaten Batubara, Tunjukkan kapasitas, kualitas, kompetensi.

“Jangan menyebarkan hoaks fitnah, kebencian dan amarah sehingga dapat mengganggu situasi Kamtibmas yang kondusif serta persatuan dan kesatuan bangsa,” kata Khairul lagi.

Begitu juga dengan Bupati Batubara, Baharuddin Siagian memberi apresiasi kepada Gemkara melaksanakan kegiatan dalam memeriahkan HUT Ke 19 Kabupaten Batubara.

Kegiatan Pendidikan Bela Negara dan Penanggulangan Bencana di Mako Yonif 126/KC sangat peting dalam mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa serta kita semua sadar akan dampak kerusakan lingkungan menimbulkan bencana banjir dan longsor.

“Menjaga NKRI dan lingkungan merupakan tugas dan tanggung jawab kita bersama dibutuhkan sinergi dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat,” tegas Bahar Siagian mengakhiri. (rel/ayu)