SERGAI | Bisanews.id | Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Desa Pekan Tanjung Beringin (Pemdes Petaring) menggelar gotong royong di halaman Aula Balai Masyarakat Desa, Kecamatan Tanjung Beringin, Kabupaten Serdang Bedagai, Jumat (8/8/2025) pagi.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.00 WIB ini dipimpin langsung Kepala Desa Pekan Tanjung Beringin, Ir. Indra Syahputra, didampingi Ketua PKK Desa, Siti Aisah. Hadir pula para kepala dusun, perangkat desa, kader PKK, serta mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Medan (UNIMED).
Indra Syahputra menjelaskan, gotong royong yang menjadi agenda rutin setiap Jumat itu sekaligus difokuskan untuk mempersiapkan lokasi perlombaan dalam rangka memeriahkan HUT RI. Salah satunya, turnamen bola kasti putri “Pemdes Petaring Cup 2025” yang akan digelar pada Sabtu (9/8/2025), diikuti 12 klub.
“Selain turnamen bola kasti, lokasi ini juga disiapkan untuk lomba senam dan pemberian hadiah sejumlah perlombaan, seperti tarik tambang, bola kasti, dan senam, pada puncak peringatan HUT RI ke-80 nanti,” ujarnya.
Indra menambahkan, pada hari yang sama juga akan berlangsung pertandingan semifinal sepak bola di Lapangan Desa Nagur hingga babak final. “Penyerahan piala untuk juara akan dilakukan di lapangan bola Desa Nagur, sedangkan medali dan sertifikat diserahkan di halaman Aula Balai Masyarakat pada Senin, 18 Agustus 2025,” katanya.
Kepala Desa turut mengapresiasi keikutsertaan mahasiswa KKN UNIMED yang bergabung dalam kegiatan tersebut. “Ini contoh kolaborasi positif antara mahasiswa dan pemerintah desa untuk menyukseskan perayaan HUT RI,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua KKN UNIMED 2025, Saifullah, menilai gotong royong ini sebagai kegiatan positif yang harus terus dilestarikan karena berdampak pada kebersihan lingkungan dan kekompakan warga. “Semoga seluruh kegiatan berjalan lancar dan menjadi momentum memperkuat kebersamaan di masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, partisipasi aktif masyarakat dalam kegiatan seperti gotong royong, senam sehat, dan lomba akan menjaga lingkungan tetap bersih serta menumbuhkan rasa persatuan. “Dengan saling mendukung, kita bisa mewujudkan desa yang maju, bersih, dan harmonis,” tutupnya.
(Herry)





