SERGAI | Bisanews.id |Bupati Serdang Bedagai (Sergai) H. Darma Wijaya diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Sergai M. Faisal Hasrimy, AP, MAP, menghadiri rapat pemaparan tindak lanjut atas saran perbaikan Implementasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Kabupaten Sergai oleh Tim Evaluator Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB), di Aula Sultan Serdang, Kompleks Kantor Bupati Sergai, Rabu (15/11/2023).
Kegiatan ini juga diikuti secara virtual oleh Kepala Subbagian Penyusunan Anggaran pada Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan Kemenpan-RB, Firmansyah, S. ST.
Dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Sekdakab, Bupati menegaskan, Pemkab Sergai secara terus menerus melaksanakan penguatan implementasi SAKIP dengan berpedoman kepada Peraturan Menpan-RB Nomor 88 Tahun 2021 meliputi peningkatan kualitas perencanaan kinerja, penilaian pengukuran kinerja, pelaporan kinerja, dan evaluasi internal.
Berbagai progres perbaikan implementasi AKIP, lanjutnya, telah ditindaklanjuti sesuai dengan saran perbaikan yang disampaikan tim evaluator, di antaranya dengan menyusun peta logical frame work Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) perubahan dan pengentasan kemiskinan. Kemudian, menyusun rincian program dan kegiatan pengentasan kemiskinan. Selanjutnya, menyampaikan inovasi apa saja yang ada hubungannya dengan pengentasan kemiskinan. Lalu, menyampaikan ciri khas kemiskinan di Sergai. Terakhir, menyampaikan informasi refocusing anggaran 2021 sampai 2023 yang menunjukkan adanya pergeseran anggaran dari program non-pengentasan kemiskinan kepada pos anggaran pengentasan kemiskinan.
“Progres perbaikan ini tidak akan berhenti di tahun ini saja, tapi akan kami tindak lanjuti secara terus menerus pada tahun yang akan datang melalui kegiatan pendampingan dan konsultasi, pendidikan dan pelatihan, serta pengembangan aplikasi penilaian mandiri SAKIP,” ujarnya.
Bupati menyampaikan, Sergai pada tahun 2023 mendapatkan dana Insentif Fiskal Kategori Kinerja Penghapusan Kemiskinan Ekstrem.
“Apresiasi pemerintah pusat atas kinerja tersebut kami dapatkan melalui penyelarasan dan sinkronisasi program kegiatan pengentasan kemiskinan oleh seluruh perangkat daerah,” tutupnya.
Hadir dalam kegiatan ini Asisten, Staf Ahli, Kepala OPD, Camat, dan perwakilan OPD terkait.





