MEDAN | Bisanews.id | Pemko Medan meraih Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Tahun 2023 untuk kategori Kota Terbaik Pertama di Provinsi Sumatera Utara (Sumut).
Penghargaan diserahkan Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi, kepada Wali Kota Medan, Bobby Nasution, pada acara TOPnMusyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Sumut Tahun 2024, di Santika Premiere Dyandra Hotel, Medan, Rabu (12/4/2023).
Sementara itu terbaik dua diraih Kota Padang Sidempuan. Terbaik tiga ditempati Kota Pematang Siantar.
Sedangkan untuk PPD 2023 kategori Kabupaten Terbaik, Deli Serdang meraih terbaik pertama, Serdang Bedagai terbaik dua, dan Labuhan Batu terbaik tiga.
“Alhamdulillah, berkat kolaborasi yang dilakukan selama ini, termasuk dengan masyarakat, Pemko Medan berhasil meraih PPD Tahun 2023 Terbaik Pertama. Terima kasih atas kolaborasi dengan seluruh stakeholder dan masyarakat dalam upaya percepatan pembangunan Kota Medan,” kata Wali Kota Medan, Bobby Nasution, usai menerima penghargaan.
Menantu Presiden Joko Widodo itu berharap agar hasil Musrenbang RKPD Sumut 2024 dapat menyelaraskan prioritas dan sasaran pembangunan kota dengan arah kebijakan, prioritas dan sasaran pembangunan Provinsi Sumut.
Selain PPD kategori kabupaten dan kota terbaik, TOP Musrenbang RKPD Sumut 2024 juga memberikan penghargaan kepada kabupaten dan kota yang dinilai berhasil dalam pelaksanaan 8 aksi konvergensi penurunan stunting tahun 2022.
Kemudian, penghargaan terhadap kabupaten dan kota dalam penurunan stunting berdasarkan data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2022, serta penghargaan kepada kabupaten dan kota yang dinilai dengan praktik baik (inovatif, inspiratif, dan replikatif) tahun 2022.
Sebelumnya, Gubernur Sumut, dalam sambutannya mengatakan, Musrenbang merupakan dokumen negara. Tanpa Musrenbang, pemerintah daerah tak akan bisa bekerja.
Diungkapkannya, ada 3.133 usulan yang disampaikan kabupaten/kota dalam Musrenbang RKPD Sumut 2024.
“Dari jumlah usulan tersebut, total usulan yang diakomodir sebanyak 2.078 usulan. Sedangkan total usulan yang belum diakomodir sebanyak 1.055 usulan. Insyaallah usulan yang belum diakomodir akan kita akomodir,” ungkap Edy.





