Penataran Wasit dan Juri Pencak Silat Diikuti 30 Peserta

Penataran Wasit dan Juri Pencak Silat Diikuti 30 Peserta
Kadisporasu Ardan Noor foto bersama para peserta usai membuka Penataran Wasit dan Juri Pencak Silat di Nivia Hotel Medan, Senin (4/7/2022). (Foto: Ayu/Bisanews).

MEDAN | Bisanews.id | Dinas Pemuda dan Olahraga Sumatera Utara (Disporasu) menggelar Penataran Wasit dan Juri Pencak Silat sebagai upaya meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM) wasit dan juri di daerah itu.

Selain itu juga sebagai salah satu persiapan untuk menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024, dimana Sumatera Utara dan Aceh sebagai tuan rumahnya.

Kepala Disporasu, Ardan Noor, saat membuka Penataran Wasit dan Juri Pencak Silat di Medan, Senin (4/7/2022), mengatakan, melalui penataran tersebut maka diharapkan nantinya dapat melahirkan wasit dan juri baru yang mumpuni.

“Sehingga sinergi tiga pilar dalam dunia pencak silat, yakni atlet, pelatih, dan wasit atau juri benar-benar profesional untuk mendapatkan atlet yang berkualitas demi kemajuan pencak silat di Sumatera Utara”, kata Ardan.

Disebutkannya, dua tahun lagi Sumut dan Aceh akan rnenjadi tuan rumah PON 2024. Terkait hal tersebut, diharapkan kepada semua peserta penataran wasit dan juri serta pengambil kebijakan agar dapat mempersiapkan diri untuk bisa mengambil peran, baik sebagai pembina maupun manager, untuk bersama-sama menyamakan niat dan langkah agar dapat mengibarkan panji-panji Sumut di kancah nasional, maupun internasional.

“Kepada para peserta penataran, saya harapkan dapat mengikuti semua materi dengan sungguh sungguh. Bertanyalah jika tidak tahu, dan aplikasikan ilmu yang didapat dengan baik serta bertanggung jawab, agar hasil yang diperoleh selama mengikuti penataran dapat meningkatkan wawasan kompetensi dan inovasi para wasit dan juri pencak silat di Sumatera Utara,” ujarnya.

Sementara Ketua Panitia Penataran Wasit dan Juri, Eny Siswati mengatakan pelatihan digelar Senin hingga Jumat (4-8) Juli 2022, di Nivia Hotel. Penataran diikuti 30 peserta dari 10 kabupaten dan kota di Sumut, dengan rincian Medan 6 orang, Deli Serdang 6 , Langkat 6, Nias Utara 2, Gunung Sitoli 2, Simalungun 1, Asahan 1, Tanjung Balai 1, Serdang Bedagai 1, dan Tebing Tinggi 4 orang.

Adapun peserta merupakan wasit dan juri pencak silat yang aktif di daerahnya dan harus disertai surat tugas dari Pengcap IPSI daerah asal masing-masing dan mendapat rekomendasi dari Ketua Pengprov IPSI Sumut.

Tujuan pelatihan adalah, meningkatkan standarisasi sertifikasi tenaga keolahragaan yang mempunyai kualitas dan kompetensi sehingga akan memberikan dampak signifikan dalam perkembangan prestasi khususnya pencak silat, dimana tenaga olahraga akan benar benar menjadi sebuah profesi yang terhormat dan bermartabat.

“Tentunya juga pelatihan ini untuk menyongsong PON tahun 2024 dimana Sumut bersama Aceh menjadi tuan rumah. Diharapkan melalui pelatihan ini menghasilkan wasit dan juri yang handal profesional dan berkualitas.

Writer: AyuEditor: Abdul Muis