MEDAN | Bisanews.id | Puncak perayaan HUT ke-94 RSUPM (Rumah Sakit Umum Pirngadi Medan), Kamis (11/8/2022), ternyata mengganggu kenyamanan para pasien yang berobat di rumah sakit tersebut.
Selain menimbulkan kebisingan, para pegawai yang memutar musik secara keras diiringi acara fashion walk itu juga menimbulkan kerumunan.
Amatan wartawan, pasien cukup banyak yang berobat di ruang poli. Namun, meski merasa terganggu, pasien tidak ada yang berani untuk menyampaikan rasa keberatannya.
“Sebetulnya kami selaku pasien merasa terganggu, bising sekali. Tapi mau gimana lagi,” keluh salah seorang pasien.
Menyadari kesalahannya, pihak management RSUPM akhirnya menurunkan volume suara musik yang mereka putar. Namun begitu, kegiatan fashion show meniru konsep Citayam Fashion Week tetap berjalan hingga siang hari.
Sementara Direktur RSUPM, Syamsul Arifin Nasution yang dikonfirmasi terkait hal itu meminta maaf kepada pasien bila ada yang terganggu.
“Inikan namanya suasana ulang tahun, dan sebetulnya sudah kita bikin semalam. Tapi karena banyak permintaan pegawai, maka kita dibikin lagi,” kata Syamsul.
“Tapi sudah kita kecilkan, dan sudah minta maaf pada pasien. Mohon maaf kalau ada gangguan,” imbuhnya.
Menurut Syamsul, namanya kegiatan ulang tahun tak mungkin dirayakan tanpa suara, meski tidak menggunakan alat musik keyboard.
“Jadi ini untuk kita semua. Kalau ada yang terganggu, saya mohon maaf ya,” ucapnya.
Kendati begitu, di usianya ke 94, lanjutnya, RSUPM terus berupaya agar bisa menjadi rumah sakit idola dan rujukan di kota Medan.
“Memang kita udah ketinggalan, tapi kita tetap berusaha menjadi lebih baik, dengan memperbaiki seluruh fasilitas-fasilitas kita yang ada,” pungkasnya.





