Polisi Tangkap Pembunuh Wanita Pedagang Es Pakai Mobil di Kelambir Lima Sumut, Ini Motifnya

Polisi Tangkap Pembunuh Wanita Pedagang Es Pakai Mobil di Kelambir Lima Sumut, Ini Motifnya
Polisi Tangkap Pembunuh Wanita Pedagang Es Pakai Mobil di Kelambir Lima Sumut, Ini Motifnya (poto : Divisi Humas Polri )

MEDAN | Bisanews.id |Polrestabes Medan bersama Polda Sumut telah mengamankan pelaku pembunuhan terhadap wanita pedagang es di Jalan Kelambir V, Kelurahan Tanjung Gusta, Kecamatan Medan Helvetia.

Dilansir dari Laman FB Polda Sumut, pelaku yang kini ditahan polisi itu bernama Joko. Pelaku juga terpaksa ditembak di kedua kakinya lantaran melakukan perlawanan saat diamankan di Jalan Ayahanda, Kecamatan Medan Petisah.

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Valentino Alfa Tatareda, menjelaskan pada mulanya korban bernama Vonda Harianingsih (50), sedang berdagang es dengan memakai mobil di Taman PGRI Kota Binjai pada 7 Juni 2023 lalu.

“Pelaku yang melihat korban sedang berjualan kemudian mengampiri lalu berniat mencuri handphone milik korban,” ujarnya didampingi Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol Fathir Mustafa, Selasa (20/6) malam.

Lebih lanjut, Valentino membeberkan aksi pelaku yang ingin mencuri handphone itupun dipergoki korban. Takut perbuatannya diketahui warga pelaku kemudian memukul korban dengan memakai batu hingga korban pingsan.

“Melihat korban dalam kondisi pingsan, pelaku pun membawa korban bersama mobil yang digunakan untuk dagang es tersebut, ” terangnya.

Namun di tengah perjalanan korban yang kemudian tersadar berusaha melakukan perlawanan.

“Karena kalut, pelaku pun membunuh korban saat berada di dalam mobil dan mayatnya ditemukan di Jalan Klambir V, Kecamatan Medan Helvetia,” sebut mantan Direktur Lalu Lintas Polda Sumut tersebut.

Valentino menceritakan, setelah membunuh korban pelaku pun kabur melarikan diri. Dia membawa handphone korban dan menjualnya kepada seorang penadah.

“Personel Sat Reskrim Polrestabes Medan detelah mendengar adanya pembunuhan langsung melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan pelaku bersama penadah berinitial I, ” ujarnya.

“Pelaku terancam hukuman di atas 20 tahun penjara atau hukuman seumur hidup, ” tambahnya.

Baca Juga:  Kapolda Sumut Pimpin Anev Pengamanan Unjuk Rasa

Sementara itu, Joko saat ditanya mengakui telah membunuh korban lantaran kalut aksinya mencuri handphone diketahui korban. “Aku kalut bang makanya ku bunuh,” pungkasnya.

 

Writer: AyEditor: Ayub