Prof.Dr. Imran Akhmad, S.Pd.,M.Pd : Erick Thohir Diharapkan Bisa Kembangkan Olahraga Indonesia

Prof.Dr. Imran Akhmad, S.Pd.,M.Pd : Erick Thohir Diharapkan Bisa Kembangkan Olahraga Indonesia
Prof.Dr. Imran Akhmad, S.Pd.,M.Pd. (Foto : ayu)

Medan | bisanews.id | Dengan ditunjuknya Erick Thohir sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Republik Indonesia, berarti peluang kemajuan dunia okahraga tanah air akan terbuka lebar.

Sebab Erick Thohir yang pernah memiliki salah satu klub sepakbola elit Seri A Italia, Inter Milan dan juga pengusaha dinilai banyak pengamat olahraga terkhusus di Sumatera Utara bisa mengembangkan olahraga serta mengatasi pendanaan agar pembinaan atlet tetap berjalan.

Salah satu support untuk Erick Thohir menjadi Menpora RI adalah, Dekan FIK Unimed, Prof.Dr. Imran Akhmad, S.Pd.,M.Pd. ia menilai Erick Thohir layak duduk sebagai Menpora.

“Sama diketahui, bahwa banyak masalah dalam melakukan pembinaan olahraga di Indonesia terkhusus masalah pendanaan. Untuk itulah dengan ada Bapak Erick Thohir diharapkan dapat membawa angin segar nantinya untuk kedua item tersebut,” katanya saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (30/9/2025).

Soal ekonomi didunia olahraga menurutnya, sangat berhubungan sekali. Sebab tanpa dana, mustahil pembinaan atlet dapat berjalan dengan baik.

“Jadi soal pendanaan, seorang pengusaha seperti Erick Thohir pastilah punya banyak kolega, sehingga diprediksi sangat mudah mendatangkan dana untuk pembinaan olahraga di tanah air,” ucap Dekan FIK Unimed yang murah senyum ini.

Disinggung soal sarana, Prof Imran kembali mengatakan, semuanya sarana olahraga yang dibangun di Sumut khususnya dan Indonesia pada umumnya, sangat bagus. Apalagi persiapan menghadapi event berskala nasional bahkan internasional.

Namun setelah itu, kecenderungan terbengkalai sehingga merugi akibat tak dirawat. Tapi kalau pemerintah ingin membangun sarana dan prasarana olahraga, upayakan berdekatan dengan dunia pendidikan mengingat perawatan sudah pasti dilakukan secara rutin.

“Jadi msnurut saya, ada baiknya pembangunan sarana olahraga dekat bahkan kalau bisa didalam areal kampus, sehingga bisa terawat dengan baik dan dapat digunakan kapan saja mau. Makanya kalau bisa setiap kampus membangun sarana olahraga, selain dapat melahirkan atlet dari mahasiswanya yang berlatih disarana tersebut, juga bisa mendatangkan pendapatan lewat penyewaan tempat untuk biara perawatan dan gaji petugas-
petugasnya,” pungkasnya mengakhiri. (ayu)