Deli Serdang | Bisanews.id | Ketegangan internal dalam tubuh Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Deli Serdang kembali mencuat. Kali ini, kritik tajam datang dari Dewan Pimpinan Cabang Pro Jokowi (Projo) Deli Serdang yang menyoroti aktivitas sejumlah pengurus APDESI yang dinilai lebih sibuk membangun opini politik ketimbang bekerja untuk kepentingan desa.
Ketua DPC Kabupaten Deli Serdang Khairil Alwi melalui Sekretaris DPC Projo Deli Serdang, Arif, organisasi relawan tersebut menyayangkan sikap sejumlah kepala desa yang lebih aktif menghadiri forum-forum politik daripada menyentuh langsung kebutuhan warga di akar rumput.
“Masyarakat desa hari ini butuh kerja nyata, bukan drama organisasi. Kami menyayangkan jika ada oknum kepala desa yang lebih fokus bicara di forum politik daripada menyelesaikan persoalan nyata di lapangan,” ujar Arif kepada awak media di Gwen Cofee Bosque Lubuk Pakam, Selasa (13/05).
Arif menyebut, saat ini masih banyak persoalan mendasar yang harus menjadi prioritas di desa-desa di Deli Serdang, mulai dari perbaikan infrastruktur, pengelolaan dana desa yang transparan, hingga peningkatan kapasitas aparatur desa. Namun, semangat untuk membangun itu justru kabur oleh konflik internal dan manuver politik yang dinilai tidak produktif.
“Projo akan terus berdiri sebagai mitra kritis yang mendorong pemerintahan desa agar lebih terbuka, fokus, dan berpihak pada rakyat. Kami mengecam segala bentuk penyalahgunaan organisasi demi kepentingan pribadi atau kelompok,” tegasnya.
Pernyataan ini muncul setelah viral di media sosial foto sejumlah pengurus APDESI Deli Serdang yang melakukan kunjungan ke DPD APDESI Sumut di Medan dan bertemu dengan Wakil Ketua DPRD Sumatera Utara,Ricky Anthoni dari Fraksi Nasdem.Dalam pertemuan itu, mereka mengadukan pemberhentian salah satu kepala desa dari Paluh Kurau oleh Bupati Deli Serdang. Kepala desa tersebut juga disebut-sebut bersikap arogan.
Sementara itu, Ketua APDESI Deli Serdang, Hardono, yang dikonfirmasi terkait kritik dari Projo, belum memberikan tanggapan hingga berita ini diturunkan.( Tim )





