Sambut Ramadhan 1447 H, Kapolri Diminta Copot Kapolda Sumut Kalau Tak Bisa Bersihkan Judi Dan Narkoba

Sambut Ramadhan 1447 H, Kapolri Diminta Copot Kapolda Sumut Kalau Tak Bisa Bersihkan Judi Dan Narkoba
Sekjend IPTI Sumut, Ayub Kesuma Siregar dan Kapolri, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. (Foto : ayu/ist)

Medan | bisanews.id | Bulan suci Ramadhan, bulan paling suci bagi ummat Islam di seluruh dunia. Untuk itu wilayah Sumut dan kota Medan sekitarnya harus bersih dan kondusif dari praktek judi dan peredaran narkoba.

Sebab kalau terus dibiarkan, maka akan tercorenglah ibadah umat Islam dalam menjalankan puasa Ramadhan 1447 H.

“Untuk itulah saya meminta Kapolri, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo untuk segera mencopot Kapolda Sumut, Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto SIK MH dan jajarannya apabila tak mampu bertindak tegas membersihkan lokasi-lokasi judi dan narkoba serta menangkap para cukong judi termasuk Aseng Kayu,” kata Sekjend Ikatan Pemuda Tarbiah Sumatera Utara, Ayub Kesuma Siregar di Medan, Rabu (18/2/3026).

Dikatakan, walau beberapa waktu lalu pihak kepolisian berkolaborasi dengan TNI melakukan pembersihan sarang judi dan narkoba di Medan sekitarnya, namun dipastikan belumlah bersih secara total.

“Pihak kepolisian harus berkerja sama dengan Kodam I/Bukit Barisan melakukan pembersihan sarang-sarang judi dan narkoba agar bulan Ramadhan dapat berjalan dengan baik,” kata Ayub serius.

Menurut Ayub, nama baik kota Medan saat ini tercoreng akibat maraknya aksi kejahatan seperti, rayap besi, begal dan kejahatan lainnya yang disebabkan peredaran narkoba begitu bebas.

“Kalau peredaran narkoba begitu bebas, pastilah tingkat kejahatan akan merajalela. Apalagi pada umumnya pemakai narkoba kebanyakan langsung bermain judi baik itu tembak ikan, sabung ayam, online dan dindong. Lalu kalau kalah, pasti melakukan tindak kejahatan,” ucapnya serius.

Dikatakan secara hukum agama, praktik perjudian dan apapun sifatnya jelas dilarang agama manapun dan hal itu sejalan dengan hukum negara.

Jadi aparat penegak hukum harus bertindak tegas, terlebih jelang bulan suci Ramadan. Polda Sumut, Polrestabes Medan, Kapolres Pelabuhan Belawan jangan menutup mata, karena judi dan peredaran narkoba sangat marak yang dapat mengganggu ketertiban dalam bermasyarakat yang baik. Terkhusus dugaan di kawasan Medan Utara.

Dugaan banyaknya lokasi perjudian sekaligus peredaran narkoba di Medan sekitarnya ada di banyak tempat seperti dikawasan Medan Utara, Medan Sunggal, Jermal, Pekan Jumat Percut Sei Tuan, Yang Lim dan beberapa tempat di Medan, harus segera dibersihkan.

Dan sudah pasti pula tempat-
tempat judi itu ada cukongnya serta peredaran narkoba juga ada bandarnya.

Untuk itulah, pihak kepolisian harus menangkap baik para cukong dan bandar yang diantaranya terdapat nama begitu santer yaitu, Aseng Kayu alias AK.

“Sekali lagi saya mohon kepada pihak kepolisian agar bertindak sebenar-benarnya dalam membersihkan lokasi judi dan tempat peredaran narkoba serta menangkap cukong dan bandar termasuk AK,” pungkas Ayub mengakhiri.

Sementara salah seorang tokoh masyarakat Bantan Timur Kecamatan Medan Tembung, Riswan mengatakan, memasuki bulan suci Ramadhan harus benar-benar bersih sebagaimana bersihnya saat menjalankan ibadah sholat.

“Saya mau judi dan narkoba harus benar-benar hilang dari Sumut dan Medan sekitarnya agar saat berkumandang asma Allah jelang sholat taraweh, sahur dan berbuka, lebih tenang karena tak ada lagi judi dan narkoba,” katanya mengakhiri. (ayu)