Sebanyak 156 Peristiwa Karhutla Terjadi Di Sumut Pada Semester I 2022

Sebanyak 156 Peristiwa Karhutla Terjadi Di Sumut Pada Semester I 2022
Bupati Sergai H. Darma Wijaya selaku Inspektur Upacara Apel Kesiapan Penanggulangan Karhutla di Wilayah Sergai terlihat sedang membacakan sambutan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, di Lapangan Polres Sergai, Sei Rampah, Jumat (12/8/2022). (Foto : Ebiet/Bisanews).

SERGAI | Bisanews.id |Apel Kesiapan Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Wilayah Kabupaten Sergai (Serdang Bedagai) dilaksanakan di L pangan Polres Sergai, Desa Firdaus Kecamatan Sei Rampah, Jumat (12/8/2022).

Dalam kegiatan yang diikuti TNI/Polri, perwakilan ASN dari Dinas BPBD, Dinas Kesehatan, Pemadam Kebakaran, dan Satpol PP Sergai itu bertindak sebagai inspektur upacara adalah Bupati Sergai H. Darma Wijaya.

Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi dalam sambutan tertulis yang dibacakan Bupati Sergai Darma Wijaya menjelaskan apel kesiapan itu dilaksanakan secara serentak di seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Sumatera Utara.

Dia menjelaskan, apel kesiapan merupakan tahapan penting untuk menindaklanjuti kelestarian hutan Indonesia sebagai salah satu negara dengan sebutan ‘Paruparu Dunia Ke-3’ setelah Brazil dan Kongo.

Menurut dia, upaya menjaga kelestarian hutan dan lahan di Indonesia merupakan bagian dari upaya menjaga kelestarian dunia.

“Apel ini menjadi trigger (pemicu) untuk memastikan kesiapsiagaan seluruh pemangku kepentingan melalui Pemda, TNI/Polri dan seluruh instansi terkait, serta organisasi pecinta lingkungan dalam rangka mencegah dan menanggulangi kebakaran hutan dan lahan di wilayah Sumut”, kata Darma.

Disebutkannya, dalam pembukaan Forum Internasional Global Platform For Disaster Risk Reduction Tahun 2022 di Bali, Presiden Jokowi memaparkan Indonesia telah berhasil menekan kebakaran lahan dari 2,6 juta hektar menjadi 350 ribu hektar pada 2021.

“Tapi kondisi ini tak sebanding dengan yang terjadi di Sumut. Pada semester I 2022 terdapat 206 hot spot dan 156 peristiwa kebakaran hutan dan lahan. Hal ini meningkat sebanyak 36 titik dibanding semester I/2021. Jumlah hot spot meningkat secara signifikan dibanding bulan sebelumnya”, paparnya.

Dikatakannya, Juni 2022 terdapat hot spot 14 titik. Juli 146 titik atau mengalami kenaikan 842 persen. Sedangkan wilayah yang terbanyak hot spot pada periode Januari – Juli 2022, yakni Tapanuli Utara (37 titik), Tapanuli Tengah (23 titik), Labuhan Batu (20 titik), Toba (18 titik), dan Tapanuli Selatan (5 titik).

Hadir dalam kegiatan itu Kapolres Sergai AKBP Dr. Ali Machfud SIK, MIK, Kasdim 024/DS Mayor Zeni  Panjaitan, Kajari Sergai diwakili Andi Hakim Lumbangaol, Wakapolres Sergai Kompol Syofyan, para Kabag, Kasat, dan Kapolsek jajaran Polres Sergai.

Writer: EbietEditor: Abdul Muis