Semangat Berbagi di 10 Muharam, Ketua TP PKK Sergai Apresiasi Santunan 105 Anak Yatim

Semangat Berbagi di 10 Muharam, Ketua TP PKK Sergai Apresiasi Santunan 105 Anak Yatim
Ketua Tim Penggerak PKK Sergai yang juga Ketua Majelis Taklim Muslimah Dambaan (MTMD) Sergai, Ny. Hj. Rosmaida Saragih Darma Wijaya, Apresiasi Persatuan Wirid Yasin se-Desa Firdaus memberikan santunan sebanyak 105 kepada Anak Yatim pada peringatan 10 Muharam 1448 Hijriah di Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Jumat (26/6/2026).

SERGAI | Bisanews.id | Semangat gotong royong dan kepedulian sosial mewarnai peringatan 10 Muharam 1448 Hijriah di Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Jumat (26/6/2026). Melalui gerakan bersama masyarakat dan para donatur, sebanyak 105 anak yatim dan yatim piatu menerima santunan dalam kegiatan yang dipusatkan di Wisma Karina, Dusun I, Desa Firdaus.

Kegiatan bertema “Muharram Bulan Kasih Sayang untuk Anak Yatim” tersebut digagas oleh Persatuan Wirid Yasin se-Desa Firdaus sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus mempererat silaturahmi antarmasyarakat.

Hadir langsung dalam kegiatan amal tersebut Ketua Tim Penggerak PKK Sergai yang juga Ketua Majelis Taklim Muslimah Dambaan (MTMD) Sergai, Ny. Hj. Rosmaida Saragih Darma Wijaya, Camat Sei Rampah Abdi Rasoki Pulungan, S.Pd, M.AP, Kepala Desa Firdaus Suherwin, Manager PT Socfindo Mata Pao Adhars Qurby, Ustaz Yurid Dafiq Tanjung, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jamaah perwiritan se-Desa Firdaus.

Dalam sambutannya, Rosmaida Saragih menyampaikan apresiasi kepada seluruh ibu-ibu perwiritan yang telah menginisiasi kegiatan penyantunan tersebut. Menurutnya, kepedulian kepada anak yatim merupakan nilai yang sangat dianjurkan dalam ajaran Islam, terlebih pada momentum 10 Muharam yang dikenal sebagai salah satu waktu istimewa untuk berbagi.

“Melalui kepedulian bersama, kita dapat memberikan perhatian dan kasih sayang kepada anak-anak yang telah kehilangan orang tua. Semoga kegiatan seperti ini terus menjadi budaya di tengah masyarakat,” ujarnya.

Ia juga berpesan kepada anak-anak penerima santunan agar senantiasa mendoakan orang tua yang telah berpulang.

“Doa anak yang saleh adalah amal yang tidak akan terputus. Jangan pernah lupa mendoakan ayah dan ibu, kapan pun dan di mana pun,” katanya.

Sebelumnya Ketua Panitia Misrahayu dalam laporan pertanggungjawabannya menyampaikan, dana yang berhasil dihimpun hingga 26 Juni 2026 mencapai Rp47.675.000 serta bantuan berupa 105 sak beras dari berbagai donatur, baik perseorangan maupun lembaga.

Dari total dana tersebut, sebesar Rp47.650.000 disalurkan sebagai santunan kepada 105 anak yatim dan yatim piatu, dengan masing-masing anak menerima bantuan sebesar Rp450.000. Sementara kebutuhan operasional kegiatan, seperti alat tulis kantor, penggandaan dokumen, dan pencetakan spanduk, dibiayai melalui kas Persatuan Wirid Yasin se-Desa Firdaus sehingga seluruh dana donasi dapat disalurkan untuk santunan.

”Terima kasih kepada seluruh donatur yang telah berpartisipasi sehingga kegiatan dapat terlaksana dengan baik. Santunan ini bukan sekadar memberikan bantuan materi, tetapi juga menghadirkan perhatian, kasih sayang, dan kebahagiaan bagi anak-anak yang kehilangan orang tua,” tandasnya. (MC/Her)