SERGAI | Bisanews.id | Dalam upaya mendorong pola hidup sehat di kalangan masyarakat, khususnya para kader Posyandu dan kader stunting, Pemerintah Desa (Pemdes) Pekan Tanjung Beringin (Petaring) Kecamatan Tanjung Beringin, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), secara rutin menggelar kegiatan senam pagi setiap hari Sabtu.
Kegiatan ini dilaksanakan di halaman Balai Desa Pekan Tanjung Beringin dan telah menjadi agenda mingguan sejak April 2025. Berdasarkan pantauan awak media pada Sabtu (10/5/2025), tampak antusiasme tinggi dari para peserta, mayoritas ibu-ibu, yang dengan semangat mengikuti gerakan senam diiringi musik yang enerjik. Suasana penuh keceriaan mewarnai jalannya kegiatan tersebut.
Koordinator Senam Ibu Sehat, Wahyu Agustia, menyampaikan bahwa kegiatan ini kini telah memasuki minggu keempat pelaksanaannya dan setiap pekan diikuti oleh lebih dari 40 peserta.
“Peserta berasal dari berbagai kalangan, mulai dari ibu-ibu TP PKK, kader Posyandu, kader stunting, hingga masyarakat umum yang tertarik bergabung saat melintas di sekitar lokasi,” ujar Wahyu.
Menurutnya, senam rutin ini tidak hanya bertujuan untuk menjaga kebugaran tubuh, tetapi juga menjadi media edukasi untuk membiasakan pola hidup sehat di tengah masyarakat. Wahyu berharap program ini dapat terus berlanjut.
“Saya berharap kegiatan ini terus berjalan. Para kader harus sehat agar bisa aktif dalam melayani masyarakat dengan optimal,” tambahnya.
Kepala Desa Pekan Tanjung Beringin, Ir. Indra Syahputra, turut mengapresiasi inisiatif para kader dalam mengadakan senam sehat ini. Ia menilai kegiatan tersebut membawa banyak manfaat, tidak hanya dalam aspek kesehatan, tetapi juga dalam membangun komunikasi dan mempererat silaturahmi antar warga.
“Kegiatan ini sangat positif. Selain meningkatkan kebugaran, senam ini menjadi ajang berkumpul, berdiskusi, dan memperkuat peran para kader dalam menjalankan tugas mereka,” jelas Indra.
Ia juga menambahkan bahwa keterlibatan masyarakat umum dalam kegiatan ini menjadi nilai tambah yang signifikan.
“Dengan adanya senam bersama, para kader semakin bersemangat dalam menjalankan peran mereka di Posyandu, penanganan stunting, maupun kegiatan PKK. Ini juga menjadi sarana yang efektif untuk menyampaikan pesan-pesan kesehatan kepada masyarakat luas,” pungkasnya. (Herry)





