Medan | bisanews.id | Meski di tengah kebijakan efisiensi anggaran, Sentra Pembinaan Olahraga Berbakat Daerah dan Nasional (SPOBDA/SPOBNAS) Sumatera Utara tetap berkomitmen menjalankan program pembinaan atlet serta melakukan perawatan sarana dan prasarana olahraga.
Kepala UPT SPOBDA/SPOBNAS Sumut, H Apri Sugiarto saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (25/6/2026) mengatakan, keterbatasan anggaran tidak menjadi penghalang dalam menjaga kualitas pembinaan atlet serta perawatan sarana dan prasarana yang selama ini digunakan.
Seperti program latihan rutin tetap berjalan sesuai jadwal guna mempertahankan prestasi atlet binaan yang dipersiapkan menghadapi berbagai kejuaraan baik tingkat daerah, nasional, hingga internasional.
“Efisiensi anggaran yang terjadi saat ini tidak mengurangi semangat dan komitmen dalam membina atlet. Pembinaan tetap berjalan dengan maksimal agar para atlet dapat terus berkembang dan berprestasi,” katanya.
Seperti sebelum diberlakukannya efesiensi, atlet binaan SPOBDA/SPOBNAS Dispora Sumut yang berjumlah 150 orang terdiri dari putra dan putri untuk 14 cabang olahraga dari 11 cabor dulunya, saat ini berkurang.
“Ya berkurang menjadi 86 atlet untuk 14 cabor. Namun kami tidak mengurangi standart pelayanan seperti ritme kepelatihan, makan dan sebagainya,” ucap Apri.
Menurut Apri selain fokus pada pembinaan, pihak SPOBDA/SPOBNAS Sumut juga tetap melakukan perawatan gedung dan fasilitas olahraga lainnya. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga kenyamanan dan keamanan atlet selama menjalani program latihan.
Perawatan meliputi kebersihan lingkungan, perbaikan fasilitas yang mengalami kerusakan ringan, serta pemeliharaan sarana pendukung agar tetap layak digunakan.
Dengan kondisi fasilitas yang terjaga, diharapkan proses latihan dapat berlangsung secara optimal.
Para atlet yang menjalani pembinaan pun tetap menunjukkan semangat dan disiplin tinggi dalam berlatih.
“Seperti kemarin event Piala AFF U-19, kita telah melakukan perbaikan yaitu, merapikan lapangan sepak bola yang digunakan tim Singapura, Brunei Darussalam dan Timor Leste untuk berlatih ditambah dengan perawatan fasilitas lainnya. Dan Alhamdulillah tidak ada masalah,” ucap Apri lagi.
Disinggung perhatian pemerintah, Apri mengatakan, tentu ada. Sebab pemerintah Sumatera Utara melalui Disporasu yang dikepalai Mafullah Pratama Daulay selaku kadis terus berkoordinasi dengan bidang-
bidang agar semuanya dapat terjaga dengan baik.
“Kalau dukungan dari pemerintah, tak usah diragukan. Sebab pemprovsu meminta Disporasu sangat perhatian pada atlet binaan dan sarana serta prasarananya,” kata Apri lagi.
Artinya, SPOBDA/SPOBNAS Sumut telah berkomitmen, bahwa pembinaan atlet merupakan investasi jangka panjang bagi kemajuan olahraga daerah.
“Jadi upaya pembinaan dan perawatan fasilitas tetap menjadi prioritas kami demi melahirkan atlet-atlet berprestasi yang dapat mengharumkan nama Sumatera Utara dan Indonesia nantinya,” pungkasnya mengakhiri. (ayu)





