SERGAI | Bisanews.id |Bupati Serdang Bedagai (Sergai), H. Darma Wijaya, menerima audiensi dari tiga organisasi dalam satu hari, Selasa (17/6/2025), di ruang kerjanya, Kantor Bupati Sergai, Sei Rampah. Pertemuan ini melibatkan jajaran Pengurus Pemuda Pancasila (PP) Sergai, Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sergai, dan organisasi mahasiswa Persatuan Mahasiswa Islam Sergai (PERMAIS).
Audiensi juga turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sergai Suwanto Nasution, S.Pd, MM, Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Drs. Zulfikar, serta Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Nina Deliana Hutabarat, S.Sos, M.Si.
Dalam audiensi bersama PP Sergai, Bupati Darma Wijaya menyampaikan apresiasinya atas kerja sama yang telah terjalin antara Pemkab dan organisasi kepemudaan tersebut. Ia menekankan pentingnya peran pemuda dalam menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat (kamtibmas), serta menjaga aset publik.
“Kami berharap kehadiran PP di tengah masyarakat mampu menciptakan rasa aman dan turut menjaga fasilitas publik. Pemuda juga harus menjadi motor penggerak inovasi dan kreativitas,” ujar Bupati yang akrab disapa Bang Wiwik.
Menanggapi hal tersebut, Ketua PP Sergai, Ziad Ananta, menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh program pembangunan daerah, terutama setelah pelantikan kepengurusan baru.
Pertemuan berlanjut dengan audiensi dari jajaran KPU Sergai yang dipimpin Ketua Agusli Matondang. Dalam kesempatan ini, KPU menyampaikan permohonan bantuan fasilitas gudang penyimpanan arsip dan dokumen penting pemilu yang hingga kini masih terbatas.
“Kami belum memiliki gudang penyimpanan arsip pemilu. Kami berharap Pemkab Sergai bisa memberikan solusi,” ujar Agusli.
Bupati Darma Wijaya merespons positif dan menyatakan akan mempertimbangkan kebutuhan tersebut dalam perencanaan pemerintah daerah, sesuai ketentuan yang berlaku.
Audiensi terakhir hari itu datang dari organisasi mahasiswa PERMAIS yang dipimpin Arya Syahdanu. Dalam dialog tersebut, Bupati menekankan pentingnya menyelesaikan pendidikan tepat waktu dan mendorong mahasiswa agar tidak hanya menjadi akademisi, tapi juga wirausahawan.
“Mahasiswa harus menjadi teladan dan bersinergi dengan pemerintah dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Pendidikan tinggi harus melahirkan ide-ide wirausaha,” tegasnya.
Ketua PERMAIS Arya Syahdanu menutup audiensi dengan menyatakan kesiapan organisasinya untuk mendukung program pemerintah, terutama di bidang pendidikan dan keagamaan, serta melakukan sosialisasi pentingnya pendidikan di kalangan pemuda.(Herry)





