4 Tahun Stroke, Hamad Butuh Perhatian Wali Kota Medan

4 Tahun Stroke, Hamad Butuh Perhatian Wali Kota Medan
Hamad Bakti Lubis yang mengalami stroke selama 4 tahun terlihat sedang didampingi isterinya, Nely, di kediamannya di pinggiran rel kereta api, Lingkungan IV, Mabar Pajak Sore, Kecamatan Medan Deli, Jumat (30/9/2022). (Foto : AVID/Bisanews).

MEDAN | Bisanews | Hamad Bakti Lubis (70) tak bisa berbuat apa-apa karena terkena stroke selama 4 tahun belakangan ini. Mantan supir truk itu tak bisa bergerak ke mana-mana karena tubuhnya mengalami kelumpuhan.

“Bahkan untuk buang air kecil saja sulit dikarenakan tidak bisa bergerak tanpa ada pegangan dan kursi roda untuk digunakan sehari-hari”, jelas isterinya, Nely (58), yang setia merawatnya di rumahnya di pinggiran rel kereta api, Lingkungan IV, Mabar Pajak Sore, Kecamatan Medan Deli, Jumat (30/9/2022).

Menurut Nely, awalnya mereka terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan. Tapi, karena 4 tahun terakhir ini, suaminya sakit, jadi tidak ada biaya untuk membayar iurannya. Akibatnya, pembayaran iuran jadi menunggak. Itulah sebabnya kenapa Nely tak bisa membawa suaminya berobat ke rumah sakit.

“Saya belum pernah membawa suami saya untuk berobat, karena kami dari keluarga kurang berada. Mana ada duit kami untuk membawa Pak Hamad Bakti Lubis berobat,” ujar Nely.

Jangankan membayar iuran BPJS Kesehatan, kata Nely, untuk biaya makan sehari-hari saja pun mereka kesulitan. Maklum saja, setelah suaminya lumpuh, Nely lah yang menjadi penopang ekonomi keluarga.

Saat ini, Nely bekerja sebagai pelayan di warung nasi dengan upah yang tidak besar.

“Sementara untuk biaya makan sehari-hari dan keperluan lainnya saja kami kelabakan mencari duit,” ungkap Nely dengan mata berkaca-kaca.

Sayangnya, walau tergolong sebagai orang tak mampu, namun keluarga Hamad Bakti Lubis tidak mendapatkan kartu BPJS Kesehatan gratis.
Padahal dia sangat membutuhkan BPJS Kesehatan itu. Kini, Hamad sangat membutuhkan perhatian Wali Kota Medan, Bobby Nasution, dan uluran tangan para dermawan agar dia bisa berobat.

“Saya akan sangat bersyukur bila Pak Wali Kota Medan mau membantu kami dan bila ada dermawan yang mau bantu, seperti memberikan kursi roda dan lainnya, saya juga akan sangat berterima kasih,” pungkasnya sembari meneteskan air mata.

Writer: AVIDEditor: Abdul Muis