MEDAN | bisanews.id | Sebanyak sekitar 70 calon anggota Komisi Informasi (KI) Provinsi Sumatera Utara periode 2026–2030 mendaftar dalam proses seleksi tahun ini hingga batas akhir pendaftaran, Rabu (22/4/2026).
Jumlah tersebut menjadikan seleksi kali ini sebagai salah satu yang terbanyak dalam beberapa tahun terakhir, sekaligus mencerminkan tingginya minat terhadap lembaga pengawal keterbukaan informasi publik tersebut.
Sejumlah petahana turut kembali mencalonkan diri, di antaranya Abdul Haris dan Syafii Sitorus. Selain itu, seleksi juga diikuti kandidat baru dari berbagai latar belakang, termasuk Rianto SH, MH yang dikenal dengan sapaan Anto Genk, CEO Sumut24 Group.
Rianto menjadi salah satu kandidat yang menyita perhatian. Dengan latar belakang sebagai jurnalis serta keterlibatannya dalam berbagai organisasi, ia dinilai memiliki pemahaman terkait keterbukaan informasi publik, sehingga berpeluang memenangkan kompetisi.
Dalam proses pencalonannya, Rianto mengantongi dukungan dari sekitar 30 organisasi, antara lain Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumut, Serikat Perusahaan Pers (SPS) Sumut, Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) pusat dan Sumut, serta Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sumut.
Dukungan juga datang dari kalangan akademisi seperti, Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara dan Universitas Pembangunan Panca Budi, serta berbagai elemen masyarakat lintas etnis.
Dalam surat dukungannya, SMSI Sumatera Utara menilai Rianto memiliki kompetensi, integritas, serta pemahaman yang baik terkait keterbukaan informasi publik, hukum, dan dunia pers, khususnya media siber.
Hal senada juga disampaikan Gema Santri Nusa–Gerakan Mitra Santri Nusantara yang menilai Rianto sebagai salah satu kandidat potensial.
Dengan tingginya jumlah pendaftar dan beragam latar belakang kandidat, proses seleksi KI Sumatera Utara diperkirakan berlangsung kompetitif.
Sementara itu, Tim Seleksi telah menyesuaikan jadwal tahapan seleksi dengan mempertimbangkan hari libur nasional dan cuti bersama 2026. Penyesuaian tersebut tertuang dalam Pengumuman Nomor 002/TIMSEL-KI-PROVSU/IV/2026 tertanggal 20 April 2026.
Ketua Tim Seleksi, Hatta Ridho, menyatakan penyesuaian dilakukan untuk menjaga kelancaran proses tanpa mengubah mekanisme yang telah ditetapkan. Pendaftaran ditutup pada 22 April 2026 pukul 16.30 WIB tanpa perpanjangan.
Adapun tahapan seleksi meliputi pengumuman administrasi pada 30 April–5 Mei 2026, tes potensi 6 Mei 2026, pengumuman hasil tes potensi 11 Mei 2026, masukan masyarakat 12 Mei 5 Juni 2026, psikotes dan dinamika kelompok 8–9 Juni 2026, wawancara 17–18 Juni 2026, pengumuman hasil wawancara 22 Juni 2026, serta penulisan makalah pada 23–29 Juni 2026.
Lokasi tes akan diumumkan kemudian. Peserta diimbau memantau informasi resmi dan memastikan kelengkapan berkas, sementara Tim Seleksi akan menyampaikan pembaruan secara berkala. (rel/ayu)





