Dr.Darnianti Br Sukatendel ST,MT Resmi Raih Gelar Doktor Dengan Nilai Sempurna

Dr.Darnianti Br Sukatendel ST,MT Resmi Raih Gelar Doktor Dengan Nilai Sempurna
Dr. Darnianti Br Sukatendel, ST, MT foto bersama dengan Promotor, CO-Promotor dan para Penguji usai sidang di Aula Gedung Pascasarjana Universitas Sumatera Utara Medan, Senin (24/8/2026). (Foto : ist)

MEDAN | bisanews.id | Dr.Darnianti Br Sukatendel, ST, MT, resmi meraih gelar Doktor dengan nilai sempurna, setelah melalui sidang Terbuka Promosi Doktor yang dilangsungkan di Aula Gedung Sekolah Pascasarjana Universitas Sumatera Utara, Senin (24/8/2026)

Dr Darnianti Br Sukatendel, ST,MT untuk mencapai sidang terbuka tersebut, selama lima semestee itu, jalani penuh suka dan duka yang mana akhirnya dengan meraih nilai IPK 4 sangat membanggakan.

Dalam judul destertasi
mengangkat “Model Pengelolaan Hulu DAS Wampu Guna Memenuhi Kebutuhan Air Bersih di Kabupaten Karo, Darnianti langsung membuat penelitian.

“Walau bagi kebanyakan orang lima semester itu singkat, namun menurut saya ini perjuangan yang sangat luar biasa. Sebab ada rasa cemas dan bangga menjadi satu. Apalagi akan menghadapi Promotor dan co-Promotor. Tapi harus menjadi yang terbaik bagi keluarga,” kata Darnianti usai acara.

Maka dari itu, Darnianti ingin pencapaian lewat tesis yang disampaikannya dengan gamblang di depan penguji menjadi tonggak penting khususnya masalah air yang sudah dua dekade di Tanah Karo air sangat susah didapat tidak tau apa masalahnya.

Lalu Darnianti terjun langsung melakukan penelitian dengan membuat lima komponen yang pertama, soal tutupan lahan (land cover area), debet air, kualitas air dan sosial ekonomi serta tak lupa mengkaji iklim klimatoginya, sehingga menemukan titik terang.

“Ternyata bukan masalah air yang kurang di Tanah Karo, karena dari hasil neraca masanya surplus (memenuhi). Yang jadi masalah adalah, kualitas air yang tidak memenuhi mutu dan kualitas bagi masyarakat,” ucapnya serius.

Dr.Darnianti Br Sukatendel ST,MT Resmi Raih Gelar Doktor Dengan Nilai Sempurna
Dr. Darnianti Br Sukatendel, ST, MT foto bersama keluarga. (Foto : ayu)

Darnianti sangat berharap ada perhatian dari pemerintah soal hasil penelitian yang dilakukannya untuk dimudahkan dalam pekerjaan terkhusus PDAM yang ada di Tanah Karo dan pemerintah setempat.

“Karena kekuarangan air ini berdampak pada masyarakat. Jadi harapan saya lewat sekenario atau model yang saya buat, bisa menjadi inspirasi atau membangun agar bisa memenuhi kebutuhan air warga Tanah Karo dengan air sesuai dengan standarisasi,” katanya lagi.

Dan sekali lagi perlu diingat, bukannya pemerintah Tanah Karo tidak perduli sama sekali soal air, tapi menurut Darnianti perlu adanya kajian-kajian serius lewat tesis yang dibuatnya untuk dilakukan penelitian soal kualitas air di wilayah Tanah Karo.

“Mungkin belum terkonsep, tapi lewat analisis yang saya lakukan Insya Allah Tanah Karo akan terpenuhi lewat air dengan kualitas terbaik,” ujarnya.

Adapun Tim Promotor yaitu, Prof. Dr. Abdul Rauf, CO-Promotor, Prof. Dr. Rahmawaty dan Prof. Dr. Miswar Budi Mulya. Sedangkan Tim Penguji yaitu, Prof. Dr. Delvian, S.P, M.P (USU), Dr.Ir. Rahmanta Ginting, M.Si (USU) dan Prof.Dr. Ichwana, ST. MP (USK Aceh).

Semsntara disinggung soal penanaman pohon yang dilakukan suami, Darnianti sangat mendukung penuh. Menurutnya reboisasi merupakan hal positif agar lahan yang gundul dihijaukan kembali.

“Sesuai konsep pertama yang saya buat yaitu, penutupan lahan lewat penanaman pohon sangat baik. Sebab lewat analisis, sebanyak 60 persen retensi dimana hutan harus diperbaiki lewat penanaman pohon.
Jadi apa yang dilakukan suami saya yang juga tokoh masyarakat Sumbul Kaban Raya (SUMKARA) Kabanjahe, bapak Kenangen Kaban merupakan langkah awal disaat saya membuat penelitian soal resapan air, sumut dan tanah,” pungkasnya mengakhiri. (ayu)