Akibat Abrasi Pantai, PT Ken Mandiri Jaya Utama, Forum DAS Sumut Dan Akademisi Serahkan Bibit Pohon Pada Warga

Akibat Abrasi Pantai, PT Ken Mandiri Jaya Utama, Forum DAS Sumut Dan Akademisi Serahkan Bibit Pohon Pada Warga
Direktur PT Ken Mandiri Jaya Utama, Dr. Darnianti, S.T., M.T., saat menyerahkan bibit tanaman Ketapang Kencana dan Trembesi kepada warga Desa Sialang Buah. (Foto : ist)

Sialang Buah | bisanews.id | Upaya pemulihan lingkungan pesisir Pantai Sialang Buah, Dusun II, Desa Sialang Buah, Kecamatan Teluk Mengkudu, Kabupaten Serdang Bedagai Sumatera Utara, menjadi perhatian khusus bagi PT Ken Mandiri Wijaya Utama.

Dan perhatian itu datang dari Forum Daerah Aliran Sungai (DAS) Sumatera Utara, PT Ken Mandiri Jaya Utama, dosen Universitas Quality, dan Universitas Negeri Medan (Unimed).

Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat bertema “Penghijauan dan Pemulihan Lingkungan Pesisir Desa Sialang Buah”, Kamis (22/10/2026), tim melaksanakan observasi lingkungan sekaligus menyerahkan bibit tanaman Ketapang Kencana (Terminalia mantaly) dan Trembesi (Samanea Saman) kepada masyarakat setempat.

Kegiatan ini dilatarbelakangi kondisi lingkungan Dusun II yang mengalami perubahan akibat banjir rob, abrasi pantai, dan penumpukan material pasir

Berdasarkan keterangan dari masyarakat di lapangan, sebagian kawasan yang sebelumnya merupakan permukiman, telah mengalami kerusakan dan kehilangan fungsi sebagai tempat tinggal.

Hasil pengamatan menunjukkan adanya lahan berpasir dengan tutupan vegetasi yang terbatas, sampah yang tersebar di sejumlah titik, serta kondisi lingkungan yang membutuhkan penataan dan pemulihan. Keadaan ini menjadi tantangan bagi pengembangan Pantai Sialang Buah sebagai kawasan wisata pesisir.

Untuk itulah, Direktur PT Ken Mandiri Jaya Utama Serahkan Bibit kepada Masyarakat agar dilakukan penghijauan di wilayah pantai dan sekitarnya.

Dalam kegiatan tersebut, Direktur PT Ken Mandiri Jaya Utama, Dr. Darnianti, S.T., M.T., menyerahkan secara langsung bibit tanaman Ketapang Kencana dan Trembesi kepada warga Desa Sialang Buah sebagai bentuk kontribusi nyata perusahaan dalam mendukung penghijauan dan pemulihan lingkungan pesisir.

Akibat Abrasi Pantai, PT Ken Mandiri Jaya Utama, Forum DAS Sumut Dan Akademisi Serahkan Bibit Pohon Pada Warga
Direktur PT Ken Mandiri Jaya Utama, Dr. Darnianti, S.T., M.T bersama tim saat memantau areal pantai yang ditemani warga. (Foto : ist)

“Penyerahan bibit itu, merupakan langkah awal untuk mendorong masyarakat meningkatkan tutupan vegetasi pada kawasan yang mengalami degradasi lingkungan,” kata Dr Darnianti serius.

Dikatakan, seperti pohon Ketapang Kencana dipilih, karena dinilai memiliki tajuk bertingkat yang dapat memberikan keteduhan sekaligus memperindah kawasan.

Sementara itu, Trembesi dikenal sebagai pohon peneduh dengan tajuk yang lebar dan berpotensi mendukung peningkatan ruang hijau.

“Kedua jenis tanaman tersebut diharapkan nantinya dapat dimanfaatkan pada bagian kawasan pesisir yang memiliki kondisi tanah dan lingkungan sesuai untuk pertumbuhannya,” ucapnya.

Dan sebagai tenaga ahli bidang air dan lingkungan, Dr. Darnianti lebih menekankan pentingnya pendekatan pemulihan pesisir yang tidak hanya berorientasi pada penghijauan, tetapi lebih memperhatikan kondisi tanah, ketersediaan air, salinitas, dan keberlanjutan pemeliharaan tanaman.

“Pemulihan kawasan pantai memerlukan perencanaan yang tepat agar tanaman dapat tumbuh secara optimal dan memberikan manfaat ekologis maupun estetika dalam jangka panjang,”katanya tegas.

Forum DAS Sumut Dorong Pemulihan Lingkungan Berkelanjutan

Dan agar kegiatan ini lebih dirasakan masyarakat, PT Ken Mandiri Jaya Utama melibatkan Prof. Dr. Abdul Rauf, M.P., dari Forum DAS Sumatera Utara, yang memberikan dukungan terhadap upaya pelestarian lingkungan dan rehabilitasi kawasan pesisir.

Keterlibatan Forum DAS Sumatera Utara diharapkan bisa menjadi bagian dari penguatan kerja sama dalam pengelolaan sumber daya alam, perlindungan lingkungan dan peningkatan kepedulian masyarakat terhadap kawasan pesisir yang rentan mengalami perubahan akibat proses alam.

Akibat Abrasi Pantai, PT Ken Mandiri Jaya Utama, Forum DAS Sumut Dan Akademisi Serahkan Bibit Pohon Pada Warga
Direktur PT Ken Mandiri Jaya Utama, Dr. Darnianti, S.T., M.T bersama pengurus Forum DAS Sumut Dan Akademisi foto bersama dengan membentangkan spanduk agar program penghijauan ini dapat diikuti oleh masyarakat luas. (Foto : ist)

Sementara dari Universitas Quality, kegiatan diikuti Budi Folrianta Tarigan, S.T., M.T., tenaga ahli bidang perancangan wilayah, serta Dr. Vina Maria Ompusunggu, S.Sos., MSP, yang memiliki keahlian dibidang ekonomi pariwisata dan pemberdayaan masyarakat.

Keduanya turut mendukung pengamatan kondisi kawasan serta identifikasi potensi penataan lingkungan dan pengembangan wisata berbasis masyarakat.

Sedangkan Dosen Universitas Negeri Medan (Unimed) juga berpartisipasi dalam kegiatan sebagai bentuk sinergi perguruan tinggi dalam mendukung pengabdian dan kepedulian terhadap lingkungan pesisir Sumatera Utara.

Tim Teknis Terlibat dalam Observasi Lingkungan

Kegiatan ini juga didukung oleh tim teknis lintas bidang keahlian yaitu, Keyfun Akbar Kaban dari bidang Teknik Geofisika, serta Dwiren Yurika, Daniel Martua Sitompul dan Edward Felik Simarmata dari bidang Teknik Sipil.

Tim teknis berperan dalam mendukung observasi lapangan, dokumentasi kondisi lingkungan, identifikasi permasalahan fisik kawasan, dan pengumpulan informasi awal untuk mendukung rekomendasi pemulihan.

Selain penyerahan bibit, tim juga berinteraksi dengan masyarakat untuk memperoleh gambaran mengenai perubahan kondisi lingkungan yang terjadi di kawasan Pantai Sialang Buah.

Penghijauan Diharapkan Mendukung Pemulihan Desa Wisata

Penghijauan melalui penyerahan bibit Ketapang Kencana dan Trembesi diharapkan menjadi langkah awal dalam meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya vegetasi bagi lingkungan pesisir.

Pemilihan lokasi penanaman perlu mempertimbangkan pengaruh pasang surut, kandungan garam, kondisi tanah berpasir, dan kebutuhan ruang tumbuh tanaman.

Selain penghijauan, pemulihan kawasan Pantai Sialang Buah memerlukan pengelolaan sampah, penataan kawasan wisata, pemantauan perubahan garis pantai, serta rehabilitasi vegetasi pelindung pantai yang sesuai dengan karakteristik ekosistem setempat.

Melalui kerja sama Forum DAS Sumatera Utara, PT Ken Mandiri Jaya Utama, Universitas Quality, Universitas Negeri Medan, tim teknis, dan masyarakat, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi awal dari upaya pemulihan lingkungan pesisir yang lebih terencana dan berkelanjutan.

Kepedulian terhadap Pantai Sialang Buah bukan hanya tentang menanam pohon, tetapi juga tentang membangun kembali harapan masyarakat untuk memiliki lingkungan pesisir yang hijau, nyaman, dan berpotensi berkembang sebagai desa wisata berkelanjutan. (rel/ayu)