SERGAI | Bisanews.id | Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) turut mengikuti Pelatihan Petugas Survei Penyempurnaan Diagram Timbang Nilai Tukar Petani (SPDT NTP) Tahun 2026 yang digelar Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sergai di Theme Park Hotel, Kecamatan Pantai Cermin, Selasa (6/10/2026).
Kegiatan tersebut diikuti Kepala Bapperida Sergai Romian Parulian Siagian, S.STP., M.Si., yang diwakili Kepala Bidang Riset dan Inovasi Daerah, Irfan Ramdhani, S.E., M.S.P.
SPDT NTP 2026 bertujuan memperoleh data mengenai komoditas serta komponen harga yang diterima dan dibayar petani. Data tersebut menjadi bagian penting dalam penyusunan Indeks Harga yang Diterima Petani (It) dan Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib).
Dalam kegiatan itu, Bapperida Sergai menekankan pentingnya kualitas data sebagai dasar perencanaan dan evaluasi pembangunan daerah, khususnya dalam memahami kondisi sektor pertanian serta tingkat kesejahteraan petani.
Data statistik yang dihasilkan melalui SPDT NTP, kata Bapperida, tidak semata-mata menjadi angka dalam laporan. Data tersebut perlu diolah dan dimanfaatkan sebagai bahan analisis untuk melihat kondisi pembangunan, menyusun kebijakan, serta memastikan program pemerintah lebih tepat sasaran.
Informasi mengenai harga yang diterima dan dibayar petani juga menjadi indikator penting bagi pemerintah daerah untuk memperoleh gambaran objektif mengenai kondisi ekonomi petani.
“Jangan sampai kita hanya melihat produksi pertanian meningkat, tetapi tidak melihat apakah peningkatan tersebut benar-benar memberikan dampak terhadap kesejahteraan petani. Karena itu, data harus mampu menggambarkan kondisi yang sebenarnya,” ujarnya.
Dalam pelaksanaan pendataan, para petugas juga diharapkan mengedepankan ketelitian dan integritas. Sebab, kualitas data pada tahap awal akan sangat menentukan kualitas analisis dan kebijakan pada tahap berikutnya.
Melalui sinergi BPS dan Bapperida, data statistik diharapkan tidak hanya menjadi bahan pelaporan, tetapi dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung perencanaan pembangunan Kabupaten Sergai yang berbasis bukti, terukur, dan responsif terhadap kondisi masyarakat. (Her)






