JAKARTA | Bisanews.id | Masyarakat Indonesia mungkin tak habis pikir dengan kelakuan RD, anak Lilis Karlina, artis dangdut yang kini ditangkap polisi lantaran kepergok memiliki narkoba.
Dari tangan remaja berusia 15 tahun itu, polisi menemukan ribuan butir narkoba yang merupakan obat-obatan terlarang dari berbagai jenis diantaranya 925 butir obat jenis Eksimer, Tramadol atau dikenal juga Ultram sebanyak 740 butir dan 200 butir obat jenis Trihexyphenidyl.
Penangkapan RD, bermula dari informasi masyarakat kepada pihak polisi yang kemudian merespons dengan melakukan penyergapan di rumah RD pada Minggu 11 Maret 2023.
Yang mengejutkan dirilis dari kanal You Tube @vlogberita pada Rabu, 14 Maret 2023, diketahui RD yang masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP) ini sudah menjadi pemilik sekaligus pengedar barang haram.
Dikonfirmasi wartawan, Kapolres Purwakarta AKBP Edward Zulkarnain menjelaskan kronologi penangkapan RD.
“RD ditangkap tim kesatuan reserse narkoba polres Purwakarta pada hari Minggu Cawerang kecamatan Cikawok, Babakan Purwakarta,” beber Edward dikutio dari Lombok insider.com.
Dalam penangkapan anak pedangdut Lilis Karlina ini polisi menyita barang bukti berupa ribuan butir obat-obatan terlarang.
Edward mengaku sangat miris lantaran RD masih berusia 15 tahun dan baru duduk di bangku SMP tapi sudah mengedarkan narkoba.
Dari pendalaman polisi lanjut Edward, RD ternyata mendapatkan barang haram tersebut dengan pembelian secara online.
Setelah itu obat-obatan terlarang tersebut dijual kembali juga secara online maupun secara langsung kepada pembelinya.
Karena perbuatannya itu, kini RD dikenai pasal 196 undang-undang RI 36 Tahun 2009, Tentang Kesehatan dengan ancaman penjara maksimal 10 tahun.
Sementara pada Senin, 12 Maret 2023 diketahui Lilis Karlina hadir di Mapolres Purwakarta untuk memberikan keterangan kepada pihak berwajib.
Perempuan yang terkenal dengan lagu goyang Karawang dan pernah tergabung dalam grup dangdut Manis Manja tersebut hadir dengan busana serba hitam tanpa memberikan kesempatan kepada wartawan untuk wawancara perihal tertangkapnya RD.





