Bupati Sergai Sebut Sub PIN Polio Tanggung Jawab Bersama

Bupati Sergai Sebut Sub PIN Polio Tanggung Jawab Bersama
Bupati Sergai, H. Darma Wijaya memotong tumpeng pada acara pembukaan Pencanangan Sub PIN Polio dan peresmian Gedung Baru Puskesmas Sei Rampah, Senin (13/2/2023), di Kabupaten Sergai, Sumatra Utara. (Foto : Media Center Sergai/Herry/Bisanews.id).

SERGAI | Bisanews.id | Pencanangan Sub Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio dan Peresmian Gedung Baru Puskesmas Sei Rampah, di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatra Utara, Senin (13/2/2023), berlangsung meriah.

Direktur Pengelolaan Imunisasi Kemenkes RI, dr. Prima Yosephine Berliana Tumiar Hutapea, M.KM dalam sambutannya mengatakan, kegiatan tersebut penting bagi peningkatan kesehatan masyarakat. Karena itu, perlu mendapat dukungan dari seluruh pihak.

“Saat ini polio sudah menjadi permasalahan yang dihadapi oleh beberapa daerah di Pulau Sumatra. Sebagai salah satu solusi utama pencegahan, vaksin polio menjadi sangat penting untuk dilaksanakan,” ujar Prima.

Dia mengaku optimis Kabupaten Sergai dapat mencapai target, minimal 95% imunisasi, dalam rentang waktu 1 minggu ke depan. Apalagi, Bupati Sergai sebelumnya sudah meminta seluruh pihak terkait untuk menuntaskan target tersebut sesegera mungkin.

“Polio ini ancaman nyata bagi kita. Untuk itu, saya berharap agar anak-anak kita yang belum menerima vaksinasi atau yang tertinggal, dapat diarahkan untuk mengikuti PIN polio kali ini,” katanya.

Bupati Sergai, H. Darma Wijaya menyampaikan, sehubungan dengan ditemukannya kasus polio tipe 2 (CVDPV2) di Kabupaten Pidie (Aceh) pada awal November 2022 lalu, maka perlu dilaksanakan penanggulangan kejadian luar biasa (KLB) dengan melaksanakan PIN polio kepada 2 hingga 4 juta anak usia 0 – 59 bulan.

“Hasil audiensi pelaksanaan Sub PIN Polio pada tanggal 18 Januari 2023 di Rumah Dinas Gubernur Sumatra Utara, Badan Kesehatan Dunia (WHO), Komite Ahli Imunisasi Nasional (ITAGI) dan Komite Ahli Eradikasi Polio merekomendasikan untuk dilakukan perluasan wilayah pelaksanaan sub PIN ke Provinsi Sumatra Utara yang berbatasan dengan Aceh dan dikategorikan berisiko tinggi berdasarkan hasil risk assessment,” ujar Darma.

Untuk menyukseskan kegiatan tersebut, ia mengatakan, Kabupaten Sergai harus melaksanakan Sub PIN Polio. Sasarannya adalah anak usia 0-59 bulan, sebanyak 36.724 orang.

Di Kabupaten Sergai, lanjutnya, kegiatan tersebut dilaksanakan selama seminggu, yakni 13-19 Februari 2023, dan seluruh pos imunisasi wajib dibuka untuk memberikan pelayanan kesehatan.

Menurutnya, Sub PIN Polio bukan hanya tanggung jawab Dinas Kesehatan semata, tetapi merupakan tanggung jawab bersama. Untuk itu, dia mengimbau seluruh masyarakat untuk dapat berperan aktif dengan memberikan informasi Sub PIN Polio.

Kemudian, lanjut Bupati, menggerakkan masyarakat yang mempunyai anak 0-59 bulan untuk hadir di pos imunisasi di setiap desa dan sekolah untuk mendapatkan imunisasi polio. Terakhir, membantu petugas dan kader kesehatan dalam pelaksanaan imunisasi polio, serta memastikan seluruh anak usia 0-59 bulan telah mendapat vaksin imunisasi polio.

Bang Wiwik, sapaan akrab Darma, meminta seluruh proses imunisasi dilaksanakan bersama-sama, agar target yang ditentukan dapat tercapai.

Ia mengingatkan, dalam waktu satu minggu target imunisasi polio di Tanah Bertuah Negeri Beradat itu dapat mencapai angka 100%.

“Harapan terbesar kita adalah para ibu dan anak di Kabupaten Sergai ini kondisinya sehat semua. Pemerintah dapat dikatakan berhasil kalau masyarakat yang masuk rumah sakit jumlahnya sedikit, karena tingkat kesehatannya tinggi,” harapnya.

Pada kesempatan tersebut Darma juga meresmikan Gedung UPT Puskesmas Sei Rampah.

Dia berharap, gedung megah tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan, dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Kabupaten Sergai, khususnya warga Kecamatan Sei Rampah.

“Saya berharap seluruh tenaga kesehatan bisa menjaga kebersihan dan kenyamanan gedung Puskesmas ini. Dengan begitu, bisa menimbulkan kenyamanan bagi masyarakat yang berkunjung untuk mendapatkan pelayanan. Juga diupayakan untuk menjadi tempat yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat”, ujarnya.

“Dengan dipergunakannya gedung baru ini, kita berharap Kabupaten Sergai semakin terdepan dalam bidang kesehatan. Sebagaimana yang menjadi program prioritas Pemkab pada butir kedua, yaitu masyarakat yang sehat dan religius, sehingga akan berdampak dengan terwujudnya visi Sergai yang Maju Terus,” tandasnya.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Sergai, Selamat Hartono, SKM, MKM dalam laporannya menyebutkan, Sub PIN Polio dilaksanakan 13 – 21 Februari 2023 di Puskesmas Sei Rampah dan seluruh posyandu.

“Target yang disasar adalah balita sebanyak 56 ribu jiwa, dengan memanfaatkan 20 unit puskesmas dan 726 posyandu yang tersebar di 243 desa/kelurahan se-Sergai,” terangnya.

Hadir Ketua TP-PKK Ny. Hj. Rosmaida Saragih Darma Wijaya, Ketua GOPTKI Ny. Aini Zetara Adlin Tambunan, Kadis Kesehatan Provinsi Sumatra Utara, dr. Ali Mujahid Hasibuan, M.Kes, Dandim 0204/DS Letkol Czi. Yoga Febrianto, Kapolres Sergai, Dr. Ali Machfud, SIK, MIK, Camat Sei Rampah, Rahmat Suhendra Damanik, S.STP, dan Kepala Puskesmas Sei Rampah, dr. Hermanto Hasibuan.

Writer: HerryEditor: Abdul Muis