MEDAN | Bisanews.id | Camat Medan Timur, Noor Alfi Pane mengatakan, pihaknya menyediakan layanan call center (pusat panggilan) pengaduan sampah bagi warganya.
Hal itu disampaikan Alfi, Kamis (2/2/2023), di kantornya, Medan, Sumatra Utara.
Dijelaskannya, call center bertujuan untuk lebih memaksimalkan penanganan kebersihan di wilayahnya, serta mempermudah masyarakat yang ingin mengadukan masalah sampah di lingkungannya.
“Kami merasa jika penanganan kebersihan yang dilakukan masih ada beberapa kekurangan. Oleh karena itu, adanya call center ini dapat memudahkan masyarakat untuk memberikan aduan atau laporan jika ada sampah yang tidak terangkut oleh petugas. Dengan call center ini juga mempermudah kami mendapatkan informasi dan menanggapi segera laporan tersebut,” kata Alfi.
Menurutnya, jika ada laporan warga, maka tim kebersihan akan turun langsung ke lokasi untuk mengatasi permasalahan.
Diterangkannya, tim kebersihan tersebut berpatroli dengan becak sampah selama jam kerja. Namun, jika penanganannya tidak dapat dilakukan pakai becak, maka pihaknya akan menurunkan truk typer.
“Meskipun call center ini baru, namun masyarakat sudah dapat menyampaikan aduan dan laporannya ke nomor WhatsApp 081263695144. Kami mengimbau masyarakat Medan Timur yang melihat tumpukan sampah atau sampah yang tidak terangkut, segera laporkan, agar dapat segera ditangani, guna mewujudkan Medan Bersih sebagaimana komitmen Bapak Wali Kota Medan, Bobby Nasution,” sebutnya.
Dijelaskan Alfi, penanganan kebersihan di Medan Timur selama ini dilakukan dengan cara menyisir sampah di setiap titik.
Petugas kebersihan, paparnya, setiap hari bekerja mulai pukul 06:00 WIB sampai 14:00 WIB. Kemudian, dari pukul 17:00 WIB sampai 22:00 WIB. Mereka diawasi masing-masing mandor dan Kasi Sarpras.
“Jika sampah sudah diangkut, maka kami mengimbau kepada masyarakat agar tidak mengeluarkan sampahnya lagi,” ujarnya, dan menambahkan, gotong royong massal tetap dilakukan setiap Sabtu di kelurahan.
Guna mendukung penanganan kebersihan, lanjut Alfi, pihaknya memiliki 19 truk pengangkut sampah, terdiri dari 1 kontainer, 12 typer, dan 6 converter. Selain itu, becak bermotor pengangkut sampah sebanyak 71 unit.
“Sedangkan untuk petugas kebersihan Kecamatan Medan Timur berjumlah 205, yang terdiri dari petugas Melati 77 orang, Petugas Bestari 71 orang, dan P3SU berjumlah 65 orang”, ujarnya.
“Sementara, untuk petugas yang mengoperasionalkan truk sampah berjumlah 44 orang, dan mandor 10 orang, serta staf kebersihan berjumlah 3 orang. Dengan armada dan petugas yang ada ini penanganan kebersihan terus dilakukan secara maksimal,” tandasnya.





