Derbi Akhir Musim, PSMS Bakal Sesak Nafas Di Banda Aceh

Derbi Akhir Musim, PSMS Bakal Sesak Nafas Di Banda Aceh
Terlihat skuad PSMS Medan saat latihan jelang laga akhir melawan Persiraja Banda Aceh. (Foto : ist)

Medan | bisanews.id | Sama diketahui, kota Banda Aceh sangat angker bagi PSMS Medan. Hal itu harus disadari setiap pemain Ayam Kinantan.

Apalagi ingin mengincar hasil manis (poin penuh-red) saat laga penutup derbi Sumatera di Aceh. Artinya PSMS Medan bakal sesak nafas
ingin umbangkan Persiraja.

Laga terakhir Championship akan menjadi panggung penentuan bagi PSMS Medan. Bertandang ke markas Persiraja Banda Aceh di Stadion H. Dimurthala, Lampineung, Sabtu (2/6/2026) pukul 16.15 WIB, yang dimajukan dari jadwal semula malam, tim Ayam Kinantan membawa misi tegas. Untuk itulah dilaga menutup musim, PSMS Medan harus bermain lebih hati-hati untuk sebuah kemenangan di tanah rival.

PSMS Medan datang ke Banda Aceh dengan kepercayaan diri tinggi. Dua kemenangan sebelumnya atas Persiraja, termasuk kemenangan 2-1 di putaran kedua di stadion yang sama, menjadi modal kuat untuk kembali mencuri hasil positif. Derbi Sumatera ini pun dipastikan berlangsung sengit, mengingat rivalitas panjang kedua tim.

Meski tampil tanpa beberapa pemain akibat akumulasi kartu, pelatih PSMS, Eko Purdjianto, menegaskan timnya tetap dalam kondisi siap tempur. Ia membawa total 22 pemain ke Aceh dan optimistis anak asuhnya mampu tampil maksimal.

“Kami datang ke Banda Aceh membawa 22 pemain, memang ada beberapa yang absen karena akumulasi. Tapi untuk menghadapi pertandingan besok, pemain siap. Kami tahu Persiraja tim yang bagus, sekarang di peringkat lima besar. Tapi kami akan menampilkan permainan terbaik dan insya Allah bisa ambil poin di kandang mereka,” kata Eko, saat sesi konferensi pers, Jumat (1/5/2026).

Ia juga menyoroti perubahan jadwal kickoff yang dimajukan ke sore hari. Menurutnya, kondisi pertandingan tanpa kehadiran suporter justru bisa menjadi keuntungan tersendiri bagi timnya.

“Main sore pukul 16.15, nanti sore kami latihan. Tanpa suporter juga menguntungkan kami. Tapi yang jelas, ada atau tidak ada suporter, kami tetap fight dan siap. Di putaran sebelumnya mereka ambil pemain baru, tapi kami berhasil ambil poin di sini. Itu jadi motivasi kami untuk kembali melakukan hal yang sama,” lanjutnya.

Tak hanya fokus pada kekuatan Persiraja, Eko menegaskan bahwa PSMS selalu berusaha tampil maksimal melawan siapa pun.

“Tidak hanya melawan Persiraja, tapi siapa pun di grup ini kami berusaha memainkan yang terbaik. Sama dengan besok, kami akan berusaha semaksimal mungkin,” tegasnya.

Sementara itu, perwakilan pemain PSMS, Arianto Maring, memastikan kesiapan tim setelah menjalani persiapan intensif selama sepekan terakhir.

“Dari kami para pemain, sudah latihan selama satu minggu untuk persiapan melawan Persiraja ini. Kami ingin menyelesaikan Liga 2 dengan hasil terbaik. Kami datang ke Aceh ingin membawa kemenangan seperti yang sebelumnya sudah kami lakukan di sini. Insya Allah kami siap yang terbaik dan ambil poin di sini,” pungkasnya penuh keyakinan. (rel/ayu)