MEDAN | Bisanews.id | Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Ikatan Keluarga Labuhan Batu (HM IKLAB) Raya, Irham Sadani Rambe menyebut ada kekisruhan antara warga dengan Bupati Labuhan Batu Selatan (Labusel) yang terjadi baru-baru ini. Karena itu dia mengingatkan seluruh masyarakat Labusel untuk tidak terprovokasi dengan isu-isu yang beredar.
Hal itu disampaikan Irham dalam keterangan persnya kepada Bisanews.id melalui pesan WhatsApp, Selasa (6/9/2022).
“Kami mengajak seluruh masyarakat Labusel untuk tidak terprovokasi dengan isu-isu yang beredar. Labusel saat ini dipimpin oleh H Edimin dan HA Fadly Tanjung sedang berbenah untuk kemajuan daerah”, kata Irham.
“Kami dari Pengurus Besar HM IKLAB Raya akan turut serta dalam pembangunan Labuhan Batu Raya, terkhusus dalam hal ini Labuhan Batu Selatan”, imbuhnya.
Menurut Irham, Bupati Labusel sudah mengklarifikasi kronologi kejadian kepada beberapa warganya yang melakukan unjuk rasa di depan Rumah Dinas Bupati Labusel.
“Kami dari Pengurus Besar HM IKLAB Raya menilai kemarahan Bupati Labusel itu hal yang manusiawi. Siapapun orangnya akan punya kesalahan dan rasa marah. Kami menilai kemarahan Bupati Labusel merupakan bentuk rasa sayang kepada warganya,” ujarnya.
Penilaian Irham, Edimin merupakan salah satu kepala daerah yang bisa menjadi contoh dalam transparansi pengelolaan daerah.
“Kita punya data di lapangan, ternyata keseharian beliau sangat dekat dengan masyarakat. Beliau selalu turun langsung menyapa warganya. Dan menurut pantauan Tim Litbang HM IKLAB Raya, Edimin layak menjadi role model dalam transparansi pengelolaan daerah”, terangnya.
“Karena beliau pernah meminta dan menantang KPK untuk turun ke daerahnya agar daerahnya bersih dari korupsi saat rapat virtual dengan KPK. Dan pada rapat tersebut Bupati juga mengharapkan agar memeriksa seluruh kepala desa yang ada di Kabupaten Labuhan Batu Selatan. Ini suatu komitmen yang perlu diapresiasi,” pungkas pria yang dijuluki Sang Jenderal Aktivis itu.





