SERGAI | Bisanews.id | Dua tokoh jurnalis senior yang juga mantan Ketua Umum Jurnalis Unit Polres Serdang Bedagai (JUPS) menegaskan bahwa proses pemilihan Ketua JUPS harus tetap dilaksanakan sesuai mekanisme yang telah berjalan, yakni melalui pemilihan langsung oleh para jurnalis aktif di lingkungan Polres Serdang Bedagai.
Ketua pertama JUPS, Andy Ebiet, menekankan pentingnya menjaga keberlangsungan organisasi dengan berpegang pada prinsip transparansi dan demokrasi. Menurutnya, proses pemilihan ketua bukan sekadar formalitas, melainkan bagian penting dalam memperkuat soliditas dan kebersamaan di antara para jurnalis.
“Pemilihan ketua bukan hanya sekadar formalitas, tetapi menjadi bagian penting dalam menjaga kekompakan keluarga besar jurnalis yang bertugas di Mapolres Sergai,” ujarnya, Selasa (31/3/2026).
Senada dengan itu, Ketua ketiga JUPS, Pujianto, juga menegaskan bahwa mekanisme yang telah diterapkan sebelumnya harus tetap dijadikan acuan dalam menentukan kepemimpinan organisasi.
Ia menyebutkan, ketua JUPS harus dipilih langsung oleh jurnalis aktif yang bertugas di Polres Sergai agar memiliki legitimasi yang kuat dan dapat mewakili aspirasi anggota.
“Pemilihan harus berjalan sesuai aturan yang ada, yakni dipilih oleh jurnalis aktif. Hal ini penting agar kepemimpinan yang terpilih benar-benar mencerminkan aspirasi anggota,” tegasnya.
Pandangan tersebut turut mendapat dukungan dari sejumlah jurnalis lainnya. Mereka menilai, proses pemilihan yang demokratis menjadi kunci utama dalam menjaga profesionalisme, independensi, serta kredibilitas organisasi JUPS ke depan.
(Her)





