MEDAN | Bisanews.id | Defile 16 kontingen Pengurus Daerah (Pengda) National Paralympic Committee (NPC) kabupaten dan kota yang diiringi marching band PDBI Sumatera Utara (Sumut) mengawali opening ceremony Pekan Paralimpik Provinsi Sumatera Utara (Peparprovsu) II/2023, di GOR Mini Futsal Disporasu, Kamis (11/5/2023) pagi.
Ratusan atlet dari 12 cabang olahraga tampak antusias mengikuti prosesi pembukaan Peparprovsu yang secara resmi dibuka Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Kadispora) Sumut, H Baharuddin Siagian MSi.
Baharuddin dalam arahannya mengatakan, Peparprovsu kali ini adalah momentum bagi NPC Sumut menjaring atlet terbaik dari daerah untuk berlaga di Peparnas 2024.
Pria yang juga menjabat Ketua KORMI Sumut itu mengaku optimis Sumut bisa menjadi tuan rumah yang baik, sekaligus sukses meraih prestasi terbaik pada Peparnas nanti. Apalagi, Sumut sejak awal telah menargetkan sebagai juara umum Peparnas 2024.
“Kalau pada Peparnas di Papua dengan kekuatan atlet dan official 100 orang bisa masuk posisi lima besar, saya yakin pada Peparnas nanti dengan kekuatan yang lebih banyak, Sumut bukan tidak mungkin tampil sebagai juara umum,” kata Baharuddin.
Sebelumnya, Sekjen NPC Indonesia, Ukun Rukaendi menilai Sumut merupakan salah satu provinsi yang selalu memberikan kontribusi bagi Indonesia, terutama di event internasional.
“Maka, kami sangat berharap besar event seperti ini kiranya menjadi kalender event tetap, sekaligus ini adalah pemanasan bagi Sumut untuk persiapan tuan rumah Peparnas 2024,” ucap Ukun.
Apalagi, lanjutnya, Ketua NPC Indonesia, Senny Marbun, sangat menginginkan Sumut bisa membuktikan menjadi tuan rumah Peparnas terbaik dibanding provinsi lain.
Ukun yakin, NPC Sumut mampu meraih juara umum pada Peparnas 2024, jika pembinaan atlet bisa dilakukan secara berjenjang.
“Tapi, juara umum harus diraih juga dengan sportivitas. Kita semua juga mendorong nantinya, Sumut bisa menyiapkan sarana dan prasarana venue cabang olahraga yang ramah lingkungan dan disabilitas. Kami optimis Sumut pasti bisa,” kata Ukun.
Sementara Ketua NPC Sumut, Alan Sastra Ginting berpesan agar seluruh pelatih dan pengurus sama–sama ikut memantau proses perlombaan di semua cabang olahraga guna melihat potensi peserta.
“Sekarang ini kita telah menyiapkan atlet Program Sumut Juara (PSJ) yang sebentar lagi akan membela Indonesia di ASEAN Para Games Kamboja. Makanya, mereka ini nantinya bakal mengikuti jejak–jejak seniornya di kancah internasional. Makanya, kami NPC Sumut melihat event ini sangat penting untuk melihat apakah ada potensi atlet yang selanjutnya bisa kita bina lebih jauh,” kata Alan.
Sedangkan Ketua Panitia Peparprovsu, Maimun Masri menjelaskan, event tersebut akan berlangsung 10-14 Mei 2023, diikuti 438 atlet dan 77 official, dengan total peserta mencapai 694 orang.
“Ada 16 kabupaten dan kota yang berpartisipasi, antara lain Medan, Deli Serdang, Binjai, Langkat, Sergai, Karo, Tebing Tinggi, Asahan, Samosir, Padang Sidempuan, Tapanuli Utara, Dairi, Tanjung Balai, Tapanuli Selatan, Batu Bara, dan Mandailing Natal,” ujarnya.
Peparprovsu, terangnya, mempertandingkan 12 cabang olahraga, yaitu atletik, taekwondo, tenis meja, boccia, catur, panahan, angkat berat, tenis kursi roda, lawn bowls, bulutangkis, blind judo, dan renang.
Opening ceremony dimeriahkan penampilan penyanyi cilik Cindy Malau dan talent pemain duo biola jebolan kontestan X – Factor.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kajasdam I/BB Kol Inf Sigit Dwi Cahyono, Karo SDM Poldasu Kombes Pol Benny Bawensel, Kabag Ops Binda Sumut Kol Armi Joni Marpaung, Danyon Marhanlan Lantamal I Mayor Marinir Irwan Abidin, Ketua KONI Sumut John Ismadi Lubis, Ketua NPC kabupaten/ kota, dan pengurus SIWO PWI Sumut.





