Lomba Kreafor Pemuda Diikuti 20 Tim Pelajar

Lomba Kreafor Pemuda Diikuti 20 Tim Pelajar
Salah satu tim pelajar peserta Lomba Kreafor Pemuda sedang unjuk kemampuan di Lapangan Cadika, Medan Johor, Sabtu (10/2/2024). (Foto : Pemko Medan). 

MEDAN | Bisanews.id |Sebanyak 20 tim pelajar perwakilan dari SMA, SMK, dan MA mengikuti Lomba Kreafor (Kreasi Formasi) Pemuda memperebutkan Piala Wali Kota Medan, di Lapangan Cadika, Medan Johor, Sabtu (10/2/2024). 

Selain piala, pemenang lomba yang digelar Dispora Kota Medan ini juga akan mendapatkan piagam dan uang pembinaan.

Pembukaan Lomba Kreafor Pemuda ditandai dengan upacara yang dipimpin Wali Kota Medan, Bobby Nasution, diwakili Kadispora Damikrot Harahap, dan diikuti seluruh peserta lomba.

Dalam sambutannya Damikrot mengatakan, lomba kreasi pasukan baris-berbaris merupakan kegiatan ekstrakurikuler positif di kalangan pelajar sekolah menengah.

“Kegiatan Lomba Kreafor ini tidak hanya mengasah pelajar dalam ketangkasan baris-berbaris, formasi barisan maupun sistematika tata upacara. Lomba kreasi ini juga merupakan sarana latihan kedisiplinan kita sikap mental dan perilaku fisik prima, serta semangat dan kekompakan antar sesama pelajar,” jelasnya.

Ditambahkannya, lomba ini tidak hanya membentuk pengetahuan sikap dan perilaku, tetapi juga nilai-nilai estetika yang berangkat dari kreativitas setiap peserta untuk dapat menunjukkan nilai-nilai positif.

“Karena saya yakin kalian adalah siswa-siswi yang terbaik yang diutus oleh sekolah kalian masing-masing,” kata Damikrot.

Kegiatan ini, lanjutnya, juga merupakan upaya dalam mewujudkan visi misi Wali Kota Medan, khususnya di bidang kepemudaan, yang dilaksanakan setiap tahun, namun pernah terhenti karena pandemi Covid-19.

Dia berharap kepada peserta lomba untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin. Upayakan apa yang akan ditampilkan nanti memiliki nilai orisinalitas.

“Kepada peserta yang ikut lomba saya berpesan agar terus menjaga sportivitas. Jadikanlah persaingan untuk menambah pertemanan antar sesama kalian. Artinya, lomba ini menjadikan kalian untuk memiliki orientasi akan nilai persatuan dan kesatuan kepada sesama rekan satu sekolah, tetapi juga persatuan dan kesatuan antarsekolah yang berbeda. Jadikanlah kegiatan ini sebagai sarana untuk membina persahabatan dan saling kenal,” sebut Damikrot.

Damikrot juga berpesan untuk menjauhi narkoba. Karena narkoba adalah batu sandungan bagi prestasi. Semakin banyak generasi muda yang bebas narkoba, maka Kota Medan memiliki harapan untuk lebih berkembang di masa mendatang.

Sebelumnya, Kabid Layanan Kepemudaan Dispora, Muhammad Rizki Husni mengungkapkan, peserta yang mengikuti lomba ini tidak dikenakan biaya alias gratis.

“Terdapat empat kategori dalam Lomba Kreafor Pemuda, yaitu kreasi formasi, kostum terbaik, komandan terbaik dan suporter terbaik. Masing-masing dari pemenang nantinya akan mendapatkan trofi, piagam, dan sejumlah uang pembinaan, dengan total hadiah sebesar Rp30 juta,” jelas Rizki.

Sementara itu, salah satu peserta dari SMA Negeri 19 Medan, Muhammad Hadian Raffi mengaku sangat senang bisa mengikuti lomba. Sebab, kegiatan ini bisa mengasah kemampuan dan skill baris berbaris.

“Sebelum mengikuti lomba kami sudah latihan sekitar satu minggu. Dalam lomba ini kami membentuk formasi tentang kepemimpinan dengan jumlah anggota 13 orang”, jelasnya. (ayu)