SERGAI | Bisanews.id | Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Pemkab Sergai) menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 di Aula Sultan Serdang, Sei Rampah, Jumat (13/3/2026).
Kegiatan ini menjadi tahapan penting dalam penyusunan dokumen perencanaan pembangunan tahunan yang selaras dengan visi pembangunan Kabupaten Sergai, yakni “Serdang Bedagai Maju, Tangguh, dan Berkelanjutan” atau dikenal dengan tagline Dambaan Mantap.
Musrenbang tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Sergai H. Darma Wijaya didampingi Wakil Bupati H. Adlin Tambunan. Turut hadir jajaran Forkopimda Sergai, Sekretaris Daerah Suwanto Nasution, para Staf Ahli, Asisten, Kepala Perangkat Daerah, perwakilan perbankan, para camat se-Kabupaten Sergai, serta undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati Darma Wijaya menjelaskan bahwa RKPD Tahun 2027 merupakan tahun kedua dari pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029. Untuk itu, Pemkab Sergai mengusung tema pembangunan “Percepatan Penguatan Fondasi Transformasi Pembangunan.”
Menurutnya, tema tersebut diwujudkan melalui prioritas program Panca Darma, yang meliputi pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang berdaya saing, penguatan ekonomi produktif, birokrasi Dambaan yang profesional, demokratisasi yang ramah lingkungan, serta pembangunan infrastruktur yang terintegrasi.
Bupati juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan daerah yang cukup signifikan. Di antaranya peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) menjadi 74,69 poin, penurunan angka kemiskinan hingga 6,18 persen, serta pertumbuhan ekonomi yang mencapai 5,07 persen.
Selain itu, Sergai juga berhasil mencatatkan prestasi sebagai daerah dengan produksi padi tertinggi di Provinsi Sumatera Utara selama dua tahun berturut-turut. Tak hanya itu, Sergai juga meraih predikat pelayanan publik zona hijau kualitas tertinggi dari Ombudsman RI.
“Kami terus melakukan berbagai inovasi pembangunan, termasuk pembangunan Laboratorium Kateterisasi Jantung (Cathlab) di RSUD Sultan Sulaiman untuk meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat, serta revitalisasi Tugu Juang Perbaungan yang diarahkan menjadi pusat kuliner dan ekonomi kreatif,” ujar Darma Wijaya.
Ia menegaskan bahwa sinergi lintas sektor menjadi kunci dalam memastikan seluruh program pembangunan dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Sementara itu, Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution yang diwakili oleh Perencana Ahli Utama Bapperida Provinsi Sumut, Muhamad Armand Efendy Pohan, menyampaikan apresiasi atas capaian pembangunan yang telah diraih Kabupaten Sergai.
Dalam sambutan tertulis Gubernur, disebutkan bahwa tahun 2027 merupakan fase ekspansi pembangunan bagi Provinsi Sumatera Utara. Oleh karena itu, arah kebijakan pembangunan difokuskan pada peningkatan kualitas SDM, penguatan konektivitas wilayah, pertumbuhan ekonomi berbasis potensi daerah, serta pembangunan yang inklusif dan tangguh terhadap bencana.
“Kami mendorong agar pembangunan tahun 2027 berorientasi pada result based leap atau lompatan hasil yang nyata. Perencanaan pembangunan harus berbasis data serta berpihak pada kepentingan masyarakat luas,” tegasnya.
Musrenbang tersebut juga menghadirkan sejumlah narasumber ahli untuk memberikan pendalaman materi, di antaranya Sekretaris Bapperida Provinsi Sumut Laila Jamila Lubis, pakar Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara (USU) Prof. Drs. Heru Santosa, Wakil Dekan III Fakultas Ekonomi dan Bisnis USU Dr. Paidi Hidayat, serta Kepala BPS Sergai Marine Sohadi Angkat.
Melalui forum ini, seluruh pemangku kepentingan berkomitmen untuk mengintegrasikan program pembangunan pusat, provinsi, dan daerah, termasuk dalam mendukung agenda strategis nasional seperti Sensus Ekonomi 2026 dan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kegiatan Musrenbang RKPD 2027 ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk menjaga dan memanfaatkan fasilitas umum yang telah dibangun, serta kesiapan seluruh jajaran Pemkab Sergai dalam mendukung berbagai agenda strategis nasional demi mewujudkan Kabupaten Serdang Bedagai yang semakin maju dan berkelanjutan. (Her)





