Jakarta | bisanews.id | Alan Sastra Ginting, ternyata tipe orang yang tak mau berdiam diri. Mengapa, sebab ia bercita-cita ingin menjadikan Sumatera Utara menjadi barometer untuk cabang olahraga difable khususnya di Pulau Sumatera bahkan daerah lainnya setelah Pulau Jawa.
Dan hal itu terbukti dari berbagai program kerja organisasi dan pembinaan atlet regenerasi baik itu tingkat provonsi dan kabupaten kota, terus berjalan dengan baik.
Dan dari hasil kerja keras itu, sederetan prestasi terus berdatangan ke National Pralympic Comitte Indonesia (NPCI) Sumatera Utara.
Salah satu yang baru saja selesai, NPCI Sumatera Utara kembali meraih predikat membanggakan sebagai juara umum pada ajang Pancasila Cup 2 Eksebisi Taekwondo Para Kyorugi & Pomsae Piala bergilir Prof. DR. Reda Manrhovani.SH.LL.M tingkat nasional di GOR Ciracas Jakarta Timur 15-17 Mei 2026 yang diikuti sejumlah atlet dari berbagai daerah di Indonesia.
Dievent Pancasila Cup 2 Eksebisi Taekwondo Para Kyorugi & Pomsae, NPCI Sumatera Utara berhasil meraih posisi pertama dengan raihan 6 medali emas dan 1 perunggu dan uang pembinaan.
Sementara diposisi kedua, diraih Jawa Barat dengan 2 emas, 2 perak dan 3 perunggu. Tempat ketiga, diraih tuan rumah DKI Jakarta 1 emas dan 2 perak.
Ketua NPCI Sumut, Alan Sastra Ginting saat dihubungi via WhatsUpp, Minggu (17/5/2026) menyampaikan apresiasi setinggi-
tingginya pada seluruh atlet, pelatih, dan ofisial yang telah bekerja keras hingga meraih hasil terbaik pada kejuaraan tersebut.
Dikatakan, keberhasilan tersebut menjadi bukti keseriusan para atlet disabilitas Sumatera Utara dalam menjalani pembinaan dan latihan secara berkelanjutan.
Apalagi para atlet berhasil tampil maksimal di setiap nomor pertandingan, sehingga bisa mengumpulkan medali yang mengantarkan NPCI Sumut berada di posisi teratas di klasemen akhir.
“Prestasi ini merupakan hasil dari kerja keras atlet, pelatih, serta dukungan semua pihak. Semoga capaian ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan prestasi pada event berikutnya,” ujarnya.
Menurut Alan, ajang Pancasila Cup 2 Eksebisi Taekwondo Para Kyorugi & Pomsae, juga menjadi ajang penting dalam mengukur kemampuan atlet sekaligus menambah pengalaman bertanding sebelum menghadapi kejuaraan yang lebih tinggi di tingkat nasional bahkan internasional.
Keberhasilan meraih gelar juara umum ini diharapkan kedepan dapat semakin memotivasi atlet NPCI Sumatera Utara untuk terus berlatih dan mempertahankan prestasi, sekaligus mengharumkan nama daerah di berbagai ajang olahraga disabilitas.
“Dengan capaian tersebut, NPCI Sumatera Utara kembali menunjukkan eksistensinya sebagai salah satu daerah yang konsisten melahirkan atlet-atlet berprestasi di tingkat nasional,” pungkasnya mengakhiri.
Adapun atlet tarkewondo difable Sumatera Utara yang berhasil meraih medali emas antara lain,
Mian Sirait K 41 Under 70 Kg, Rizky Ilham K41 Under 80 Kg, Siti Rizqah Ananda K 44 Under 57 Kg, Mila Satriani K 44 Under 65 +Kg, Fajar K 41 Under 58 Kg, Anton Loam Sianturi K 44 Under 70 Kg.
Sementara untuk katagori Pomsae, Samuel Sembiring berhasil meraih medali emas. Sedangkan medali perunggu, diraih Endang Kusuma dinomor K 44 Under 80+ Kg. (ayu)





