MEDAN | Bisanews.id | Ketua Almisbat Sumatera Utara (Sumut), Zulkarnain meminta jangan ada permainan dalam pengumuman hasil vote elektronik Bakal Calon Presiden (Bacapres) 2024.
“Kami meminta panitia mengumumkan hasil yang sebenarnya dari vote elektronik tersebut, jangan ada permainan, dan harus sesuai realita,” kata Zulkarnain, Senin (13/3/2023), di Medan.
Dia yakin, Prabowo Subianto adalah yang paling banyak dipilih peserta. Pasalnya, menurut Zulkarnain, dalam Musyawarah Rakyat (Musra) Sumut, peserta begitu antusias meneriakkan nama Prabowo Subianto.
“Di arena Musra nama Prabowo paling banyak disebutkan. Ini jadi realita bahwa umumnya masyarakat menginginkan sosok itu,” ujarnya.
Untuk diketahui, Musra Sumut berlangsung Sabtu (11/3/2023), di Selecta Convention Hall, Jalan Listrik, Medan.
Peserta Musra Sumut antara lain Relawan Buruh Sahabat Jokowi, Projo, Sekber Jokowi Nusantara, Almisbat, Seknas Jokowi, Bara JP, KAPT, RKIH, GK, Duta Jokowi, Gapura, Kornas Jokowi, KIB, Indek, RPJB, serta Jaman.
Musra meramu sosok yang pantas untuk direkomendasikan sebagai Bacapres 2024, ke tingkat nasional.
Selain pertemuan tersebut, juga dilakukan vote elektronik bagi nama-nama yang akan direkomendasikan.
Menurut Ustaz Zul, demikian dia akrab dipanggil, bukan hanya dari peserta Musra, namun pengamat dan pakar juga mengunggulkan Prabowo.
“Para pengamat dan pakar juga menyebut Prabowo sebagai sosok yang paling tepat meneruskan estafet kepemimpinan Jokowi,” ungkap Zul.
Hal senada dikatakan Ketua Relawan Buruh Sahabat Jokowi Sumut, TM Yusuf.
Dikatakannya, tanpa mengecilkan nama Ganjar Pranowo, Moeldoko, serta beberapa figur lain yang jadi pilihan, tapi peserta Musra di Sumut memang terlihat lebih banyak menginginkan Prabowo.





