PCI Sumut Dambakan Stadion Cricket

PCI Sumut Dambakan Stadion Cricket
Sejumlah atlet cricket Sumut, pelatih, dan pengurus PCI Sumut diabadikan usai latihan, Senin (6/2/2023), di Medan. (Foto : Ayu/Bisanews.id).

MEDAN | Bisanews.id | Sekretaris Umum Persatuan Cricket Indonesia (PCI) Sumatra Utara (Sumut), Abdul Hakim Siregar mengatakan,
587 hari menjelang PON XXI Sumut – Aceh, atlet cricket Sumut belum memiliki tempat berlatih yang tetap.

“Kami sebagai pengurus PCI Sumut telah melakukan koordinasi dengan Universitas Negeri Medan dan Pemprovsu untuk menggunakan Lapangan Serba Guna tempat latihan sementara para atlet, agar lebih fokus latihan”, kata Hakim, Senin (6/2/2023), di Medan.

Dia menjelaskan, sebelum PON XXI digelar, pihaknya terus berusaha melakukan koordinasi dengan instansi terkait, agar Stadion Cricket dibangun di Sumut.

“Kami juga telah melakukan koordinasi dengan Pemkab Deli Serdang terkait usulan awal venue cricket dilaksanakan di Stadion Baharuddin Siregar, yang ternyata tidak memenuhi persyaratan standar ukuran Lapangan Cricket Internasional”, paparnya.

Apalagi, sambungnya, Sumut sebagai tuan rumah PON XXI sangat mendambakan pembangunan sarana dan prasarana cricket untuk pengembangan olahraga tersebut di masa mendatang.

Menurut dia, fasilitas adalah segala sesuatu yang dapat memudahkan dan melancarkan pelaksanaan suatu usaha, dan merupakan sarana dan prasarana yang dibutuhkan dalam melakukan suatu kegiatan.

“Salah satunya adalah Stadion Cricket sebagai fasilitas untuk berlatih para atlet cricket Sumut yang saat ini fokus persiapan menuju PON XXI/2024”, pungkasnya.

Sementara, Sekretaris Jenderal Pengurus Besar PCI, Albert WA Tangkudung menyebutkan, jika Stadion Cricket telah dibangun di Sumut, maka pihaknya segera mengundang tim cricket negara tetangga, seperti Malaysia, Singapura, dan Thailand untuk berlaga di event internasional di Sumut.

Menurut dia, di Pulau Sumatra ada 7 provinsi yang aktif membina olahraga cricket, sehingga keberadaan Stadion Cricket dapat digunakan untuk liga antarprovinsi se-Sumatra, dengan mempertandingkan tim dari Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Jambi, Lampung, dan Sumsel.

“Sehingga dapat menambah pengalaman dan jam terbang atlet yang bertanding,” sebut Albert.

Menurut dia, cricket merupakan cabang olahraga permainan terbesar kedua di dunia. Cricket juga merupakan olahraga non body contact.

Writer: AyuEditor: Abdul Muis